Berita Aceh Selatan

Ombudsman Dorong Terbentuknya Kantor Imigrasi di Tapaktuan

Selama ini, proses pembuatan paspor bagi warga Abdya, Singkil, Subulussalam dan Simeulue, hanya bisa dilakukan di Meulaboh, Aceh Barat.

Ombudsman Dorong Terbentuknya Kantor Imigrasi di Tapaktuan
Dok Humas Pemkab Aceh Selatan
Kepala Ombudsman RI Aceh, Dr Taqwaddin mengelar rapat dengan Pemerintah Aceh Selatan, mempertanyakan beberapa hal terkait dengan pengaduan masyarakat menyangkut pelayanan publikdi Kantor Bupati Aceh Selatan, Kamis (13/02/2020). 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Kepala Ombudsman RI Aceh, Dr Taqwaddin dalam rapat dengan Pemerintah Aceh Selatan, mempertanyakan beberapa hal terkait dengan pengaduan masyarakat menyangkut pelayanan publik.

Satu di antaranya adalah masalah keberadaan Kantor Imigrasi di Tapaktuan. Pertanyaan tersebut diajukan dalam rapat yang dipimpin oleh Sekretaris Daerah dan dihadiri oleh para kepala dinas Pemkab Aceh Selatan pada Kamis, (13/02/2020) di Kantor Bupati Aceh Selatan.

"Kami rapat terkait harapan warga agar segera hadir Kantor Imigrasi di Tapaktuan. Harapan tersebut kami terima tidak saja dari Warga Masyarakat Aceh Selatan, tetapi juga dari Abdya, Singkil,  Subulussalam, dan Simeulue," ungkap Dr Taqwaddin.

Mengingat mendesaknya kebutuhan tersebut, terutama dalam hal pembuatan paspor bagi warga masyarakat dari beberapa kabupaten tersebut, dimana selama ini proses pembuatan paspor hanya bisa dilakukan di Meulaboh Aceh Barat.

Ombudsman RI Aceh mendorong agar Pemerintah Aceh Selatan dan juga Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM RI agar merespon cepat harapan masyarakat tersebut.

Dalam pertemuan yang dipimpin oleh Sekda, H Nasjuddin SH MM dan dihadiri oleh Asisten serta para Kepala Dinas terkait itu juga terungkap bahwa Pemkab Aceh Selatan sudah siap melakukan segala persiapan dibutuhkan, termasuk anggarannya untuk mengoperasikan kantor Imigrasi di Tapaktuan.

Hanya saja, saat ini terkendala dengan keharusan adanya perjanjian yang harus ditantangani langsung oleh Dirjen Imigrasi dan Bupati Aceh Selatan. Masalahnya kedua pejabat tersebut sekarang sedang tidak definitif.

Mendapat respon dari rapat itu, Kepala Ombudsman RI Aceh juga menyampaikan isi WA Kepala Kanwil Kumham Aceh yang isinya, "sebetulnya persoalan Kantor Imigrasi di Tapaktuan menunggu penandatanganan MoU antara Dirjen Imigrasi dengan Bupati Aceh Selatan,".

Menurut Kepala Ombudsman RI Aceh, kehadiran Kantor Imigrasi di Tapaktuan sudah sangat mendesak mengingat meningkatkannya minat warga Aceh Selatan dan sekitarnya untuk berpergian ke luar negeri, baik untuk berumrah, berobat, maupun untuk kepentingan lainnya.

"Lagi pula, selama ini kantor Imigrasi untuk wilayah Barat Aceh hanya ada di Meulaboh, Aceh Barat, yang jarak tempuhnya mencapai delapan jam dari Aceh Singkil," pungkasnya.(*)

Sehari Listrik Padam Tiga Kali di Alue Lim, Termasuk Saat Magrib, Warga Sebut Pelayanan PLN Bobrok

Finalis Putri Indonesia 2020 Perwakilan Aceh Pastikan Tetap Berhijab Saat Tampil Tingkat Nasional

Curhat Istri Nelayan Ditahan di Thailand di Hadapan DPRA, Anak Sakit Rindu Ayah, Ini Harapan Mereka

Antisipatif Penyebaran Virus Corona, Garuda Semprot Cairan Khusus

Penulis: Taufik Zass
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

berita POPULER

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved