Breaking News:

Viral Medsos

Gendong Bayi di Jalan Berlumpur, Perjuangan Guru Menuju Sekolah Daerah Terpencil di Aceh Timur

Guru itu berjalan kaki sambil menggendong bayinya, karena ia turun dari sepeda motor (sepmor) yang dikendarai suaminya. Ia terpaksa turun dari sepmor

Foto: Tangkap layar Facebook
Perjalanan guru SMP 4 Pante Bidari, menuju sekolah tempat mereka mengajar, di Gampong Sijudo, Kecamatan Pante Bidari, Aceh Timur. 

Jika dari sarana dan prasarana bangunan, mobiler siswa, dan guru, serta tenaga pengajar, jelas Islahuddin, SMP 4 sudah memadai.

Hanya, saja perlu bantuan komputer, karena anak-anak belum terjamah perangkat teknologi itu.

“Selain itu, kita butuh dukungan pemerintah agar daerah Sijudo dan Sarah Gala ini dapat terjangkau internet. Karena jaringan listrik dari Lhok Nibong sudah ada,” jelas Islahuddin.

Karena belum memiliki akses internet, jelas Kepsek, siswa SMP 4 Pante Bidari, selama ini mengikuti UNBK di SMP Pante Bidari Lhok Nibong.

Lulusan SMP 4 Pante Bidari ini juga tergolong berprestasi.

Karena, berhasil melanjutkan pendidikan ke sejumlah sekolah ternama di Aceh.

Karena siswa SMP 4 Pante Bidari, belum mencapai 60 orang.

Sehingga belum memenuhi syarat untuk mendapatkan program afirmasi, yaitu satu siswa mendapatkan satu tablet.

Janda Muda & Berondong Kepergok Mesum di Rumah Kosong, Dikejar Warga hingga Diciduk Polisi

Keterbatasan siswa inilah, salah satu faktor SMP 4 tidak memenuhi juknis untuk mendapatkan berbagai program dari Kemendikbud untuk sekolah daerah terpencil.

Harapan lain, disampaikan Islahuddin, agar Pemkab Aceh Timur, membangun sarana jalan menuju daerah terpencil itu.

Halaman
1234
Penulis: Seni Hendri
Editor: Nurul Hayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved