Dililit Ular

Polsek Penanggalan Subulussalam Ragu Istri Bacok Suami karena Mimpi Lihat Ular, Begini Versi Polisi

Kasus istri bacok suami yang sedang tidur hingga berkali-kali ini terjadi di Desa Kuta Tengah, Kecamatan Penanggalan, Subulussalam, beberapa hari lalu

Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/ KHALIDIN
Kapolres Subulussalam, AKBP Qori Wicaksono SIK. 

Intinya kasus pembacokan termasuk peristiwa hukum pidana.

Sejauh ini korban sudah diwawancarai, namun pemeriksaan belum karena masih dalam kondisi sakit.

Nantinya, polisi akan memeriksa korban soal peristiwa pembacokan yang dialami.

Kalau korban sudah normal, kata kapolsek akan diperiksa namun sekarang ini masih belum dapat dimintai keterangan.

Beberapa orang yang sudah diinterogasi antara lain abang kandung korban.

Sementara dua anak korban yang berada di lokasi kejadian belum dimintai keterangan oleh polisi.

Polres Abdya Amankan 10 Sepmor dan Becak Barang Tanpa Dokumen, Sedang Dilakukan Cek Fisik

Polisi ingin memeriksa korban dulu nantinya baru melanjutkan ke sejumlah saksi terkait.

Sejauh ini polisi telah mengamankan parang atau golok yang digunakan pelaku melukai suaminya dengan sejumlah tusukan.

Berdasarkan pemeriksaan, pelaku beralasan membacok suaminya yang tengah tidur karena mimpi melihat ular.

Dikatakan, pelaku mengaku bermimpi melihat ular sedang melilit tubuh suaminya.

Nah bermaksud menolong suami sang istri mengambil parang dan membacok ular tersebut.

Tapi bukannya ular melainkan sejumlah bagian tubuh sang suami mengalami luka berat seperti wajah, leher dan punggung.

“Lukanya cukup banyak makanya korban masih belum bisa diperiksa karena dalam perawatan,” ujar Kapolsek Iptu Syahril.

Meski sudah memeriksa pelaku namun polisi belum menetapkan sebagai tersangka.

Jika alasan sang istri karena mimpi melihat ular sehingga membacok tubuh sang suami menurut Kapolsek Iptu Syahril tetap melawan hukum.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved