Luar Negeri

Pria ini Nekat Bongkar Makam Tetangga Baru 9 Hari Meninggal, Lalu Potong Kepala dan Bawa Pulang

Tak jarang mereka yang yang nekat melakukannya dan menjadi penjarah makam meyakini sesuatu yang tak masuk akal.

Editor: Faisal Zamzami
Daily Star
Tiga pria menunjukkan kepala manusia yang dicurinya dari kuburan. 

SERAMBINEWS.COM - Pencurian anggota tubuh manusia dengan berbagai alasan tak masuk akal kerap kali terjadi.

Tak jarang mereka yang yang nekat melakukannya dan menjadi penjarah makam meyakini sesuatu yang tak masuk akal.

Termasuk sebuah kisah yang terjadi baru-baru ini di Ghana, seorang pria nekat bongkar makam tetangganya yang meninggal.

Kemudian mencuri potongan kepalanya setelah itu membawanya pulang ke rumah.

Mengutip dari Daily Star pada Jumat (14/2/2020), Samson Erinle (25) adalah pria yang bertanggung jawab atas aksi penjarahan makan tersebut.

Menurut keterangan, dia melakukan aksi tersebut pada 20 Januri 2020 lalu.

Tepat sembilan hari setelah korban yang meninggal bernama Taiwo Mesioye meninggal bulan lalu dan di makamkan di pemakaman setempat.

Samson bersama temannya Waidi kemudian nekat melakukan aksi penjarahan itu di makam Taiwo Mesioye.

Kemudian tepat pada tengah malam mereka membongkar pemakaman tersebut, dan menggali mayat Taiwo.

Setelah berhasil menggalinya mereka memotong kepalanya dan membawanya setelah itu kembali merapikan kuburan Taiwo.

Kepala tersebut kemudian dibawa dan disembunyikan di kuil kota.

Tetapi keesokan harinya adik laki-laki Taiwo menemukan makam kakaknya terlihat tidak lazim, dan merasa ada yang merusak makam kakaknya.

Setelah temuan itu, dia melaporkannnya ke polisi dan setelah melakukan penyelidikan Samson dan Waidi ditangkap polisi.

Mereka mengakui kejahatannya dan mengaku merencanakan penodaan mayat.

Rupanya tindakan nekat yang dilakukan Samson dan Waidi bermula dari buku yang ditinggalkan ayah Waidi tentang sebuah ritual, karena kebetulan ayah Waidi adalah seorang dukun.

Halaman
12
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved