Dililit Ular

Suami Korban Bacok di Subulussalam Minta Istrinya Tak Dihukum, Tetap Yakin Istrinya Mimpi Lihat Ular

Pasalnya warga Desa Kuta Tengah, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam, tetap yakin istrinya melakukan hal tersebut akibat bermimpi melihat ular

Penulis: Khalidin | Editor: Mursal Ismail
SERAMBINEWS.COM/KHALIDIN
Saman Sihotang (54) penduduk Desa Kuta Tengah, Kecamatan Penanggalan, Kota Subulussalam yang dibacok berkali-kali oleh istrinya sendiri saat diwawancarai Jumat (14/2/2020) di ruang rawat Gedung Batu-Batu Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Subulussalam. 

Saman mengaku jika dia yang dihukum tidak masalah karena lukanya juga akan segera sembuh

Karenanya, Saman berkali-kali menyampaikan keyakinannya jika kasus pembacokan yang dialaminya merupakan naas  tanpa ada unsur kesengajaan.

Sebab mereka selama ini hidup dalam rumah tangga harmonis.

Dia dan istri tidak pernah ada percekcokan.

“Jadi harapan saya mohon polisi tidak mempersoalkan masalah ini, istri saya tidak bersalah.

Ini murni mimpi bukan kesengajaan.

Jangan hukum istri saya karena dia juga sedang sakit, saya tidak mempermasalahkannya, saya anggap ini naas,” pungkas Saman. 

Saman Sihotang (54) mengaku yakin istrinya bermimpi lihat ular, sehingga membacoknya berkali-kali dengan maksud membacok ular.

Krueng Teukah Meluap, Puluhan Rumah di Kecamatan Pidie dan Kota Sigli Terendam Banjir

Seperti diberitakan sebelumnya, Saman Sihotang, dibacok istrinya saat mereka tidur bersama pada malam hari. 

Saman menyampaikan hal ini saat berbincang-bincang dengan wartawan, Jumat (14/2/2020) di ruang rawat Gedung Batu-Batu RSUD Subulussalam.

Keyakinan Saman istrinya terbawa mimpi hingga melukai dirinya sangat beralasan.

Pertama, kata Saman, dia menikah dengan istri antara 8-12 Februari 1996 silam.

Nah, dalam kurun 24 tahun mengarungi mahligai rumah tangga, tidak pernah bertengkar dengan sang istri hingga main pukul.

”Sejak menikah entah tanggal 8 atau 12 Februari 1996 lalu, kalau katanya bertengkar, saya tokok sikit aja pun tidak pernah,” kata Saman

Selain itu, lanjut Saman sang istri sejak 2017 lalu terpaksa dirujuk ke RSUZA Banda Aceh menjalani pengobatan akibat menderita penyempitan pembuluh darah alias strok.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved