Ayah Tenggelam Saat Tolong Anak

Balita Berhasil Diselamatkan Ayahnya Setelah Jatuh di Penampungan Air Pingsan, Begini Kondisinya

Balita tersebut juga banyak terminum air penampungan tersebut, sehingga perutnya menjadi kembung.

Balita Berhasil Diselamatkan Ayahnya Setelah Jatuh di Penampungan Air Pingsan, Begini Kondisinya
Kiriman Muhammad Gade
Warga Desa Meudang Ara Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara membawa jenazah korban ke kuburan untuk dikenumikan. Foto kiriman Muhammad Gade 

Balita tersebut juga banyak terminum air penampungan tersebut, sehingga perutnya menjadi kembung.

Laporan Jafaruddin I Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM,LHOKSUKON – Balita yang jatuh ke tempat penampungan air di Desa Meudang Ara Kecamatan Syamtalira Bayu, Aceh Utara bernama Rafika (3) pada Sabtu (15/2/2020) sekira pukul 11.30 WIB berhasil diselamatkan ayahnya dalam kondisi pingsan.

Balita tersebut terjatuh ke tempat penampungan air yang baru selesai dibangun karena terpeleset. Kemudian warga langsung membawanya ke RSU Cut Meutia Aceh Utara untuk mendapat pertolongan medis.

Balita tersebut juga banyak terminum air penampungan tersebut, sehingga perutnya menjadi kembung.

Diberitakan sebelumnya Asnawi (25) dilaporkan tenggelam di tempat penampungan untuk irigasi (bukan saluran) belakang rumah saat menolongnya anaknya Rafika (3) yang jatuh ke tempat penampungan air tersebut, Sabtu (15/2/2020) sekira pukul 11.30 WIB.

BREAKINGNEWS: Jalan Nasional Aceh-Medan di Subulussalam Kembali Longsor

Andre Rosiade Mengaku Dikecam Pendukung Ahok Soal Penggerebekan PSK: Patut Diduga

Guru SMP Pante Bidari Mengajar Sambil Gendong Bayi  

Lalu, sekira pukul 12.15 WIB, Asnawi ditemukan dalam kondisi sudah meninggal. “Balita yang jatuh tersebut adalah anak pertama korban. Ia pingsan kemungkinan karena banyak terminum air penampungan,” ujar Keuchik Meudang Ara Muhammad Gade kepada Serambinews.com.

Setelah ditemukan ayah korban dalam kondisi meninggal, kemudian balita tersebut sudah mulai sadarkan diri kemudian dibawa pulang ke rumahnya untuk menemui jenazah ayahnya yang terakhir kali sebelum dikebumikan. “Korban ini akan dikebumikan,” ujar Keuchik Meudang Ara. (*)

Penulis: Jafaruddin
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved