Kamis, 9 April 2026

Viral Medsos

Heboh 'Doktor Psikologi' Diduga Lakukan Pelecehan Seksual, Ini Tips Pilih Psikolog

Sebelum memenuhi tawaran DS, Revina sempat menelusuri nama DS dalam daftar tenaga medis di SIK HIMPSI. Namun, rupanya nama DS tak terdaftar di sana.

Editor: Nurul Hayati
freepik.com
Ilustrasi Psikolog. 

Sebelum memenuhi tawaran DS, Revina sempat menelusuri nama DS dalam daftar tenaga medis di Sistem Informasi Keanggotaan (SIK) Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI). Namun, rupanya nama DS tak terdaftar di sana. Setelah itu, pengakuan korban pun terus bermunculan.

 SERAMBINEWS.COM, - Media sosial dihebohkan dengan kemunculan sosok yang mengaku sebagai Doktor Psikologi berinisial DS.

Hal itu menyusul banyaknya korban yang mengaku mendapat pelecehan seksual dari DS.

Seperti yang ada dalam unggahan akun Instagram pribadi selebgram Revina VT, seorang korban menunjukkan isi pesan DS yang mengajaknya melakukan terapi di kamar hotel.

Bahkan, DS tak meminta biaya pengobatan terapi yang ia berikan.

Diketahui, DS mulai menjadi sorotan publik setelah selebgram Revina VT mengungkapkan kejanggalannya yang ia temukan saat akan memenuhi ajakan DS untuk berkolaborasi membuat sebuah konten Youtube.

Sebelum memenuhi tawaran DS, Revina sempat menelusuri nama DS dalam daftar tenaga medis di Sistem Informasi Keanggotaan (SIK) Himpunan Psikologi Indonesia (HIMPSI).

Kawanan Harimau Berkeliaran di Perkebunan Warga, Tanaman Jagung Petani Aman dari Hama Babi

Namun, rupanya nama DS tak terdaftar di sana.

Setelah itu, pengakuan korban pun terus bermunculan.

Tak sedikit masyarakat yang menjadi khawatir untuk melakukan konsultasi kepada psikolog.

Psikolog di Yayasan Praktek Psikolog Indonesia, Adib Setiawan SPsi MPsi mengatakan, terdapat sejumlah hal yang perlu diperhatikan untuk memilih psikolog yang tepat.

Berikut cara memilih psikolog yang tepat:

Punya Tanah Rp 23,2 Miliar, Ini Daftar Harta Kekayaan Anggota DPR RI Krisdayanti

1. Pastikan psikolog memiliki lisensi dari HIMPSI

Adib menegaskan bahwa seluruh psikolog di Indonesia dipastikan memiliki lisensi dari HIMPSI.

Menurut Adib, sangat penting bagi masyarakat untuk memastikan bahwa dirinya sudah ditangani oleh psikolog yang tepat.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved