Rabu, 3 Juni 2026

Berita Subulussalam

Kawanan Harimau Makin Mendekat, Warga Singgersing: Murid SDN Mulai Ketakutan

Kawanan harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) hingga kini masih berkeliaran di dekat permukiman penduduk Desa Singgersing, Subulussalam

Tayang:
Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS/FOR SERAMBINEWS.COM
Penampakan sisa tubuh sapi ternak warga di Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat Kota Subulussalam yang dimangsa harimau sumatera (Panthera tigris sumatrae) Sabtu (14/2/2020) pagi. 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Kawanan harimau Sumatera  (Panthera tigris sumatrae) hingga kini masih berkeliaran di dekat permukiman penduduk serta areal perkbunan Desa Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.

Terkini, harimau beranak ini dilaporkan semakin mendekat ke permukiman penduduk bahkan hanya terpaut sekitar 120-an meter dari lokasi Sekolah Dasar Negeri (SDN) Singgersing.

Jakarsi, salah seorang tokoh pemuda dan Ketua Badan Permusyawaratan Kampong (BPK) Desa Singgersing kepada Serambinews.com, Selasa (18/2/2020) mengatakan harimau masih terlihat di kampung mereka.

Bahkan, kata Jakarsi, pascaditurunkannya paranormal atau pawang harimau oleh Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) wilayah II Subulussalam, hewan bertaring itu kembali muncul ke Desa Singgersing.

Kawanan Harimau Berkeliaran di Perkebunan Warga, Tanaman Jagung Petani Aman dari Hama Babi

”Jejak terakhir kami temukan dekat dengan sekolah dasar, dia muncul malam setelah ada pawang membuat rajah di lokasi jejaknya,” kata Jakarsi.

Lebih jauh dikatakan, lokasi jejak harimau terakhir berada sekitar 120-an meter dari areal SDN Singgersing.

Karena itu para murid di sekolah tersebut mulai ketakutan. Meskipun harimau ini muncul malam hari, kata Jakarsi namun namanya anak-anak tetap saja mengaku takut siangnya.

”Memang malam harimau itu datang tapi kadang anak-anak ini tetap juga takut ke sekolah, mungkin sekadar alasan juga biar tidak ke sekolah,” terang Jakarsi

Diakui sejauh ini memang harimau tidak lagi memangsa ternak kecuali kejadian Sabtu lalu.

Namun kata Jakarsi dengan makin mendekatnya harimau ke permukiman masyarakat semakin waswas.

Jarak 120-an meter menurut Jakarsi sudah begitu mendekat sehingga patut jika warga ketakutan.

Jakarsi pun berharap agar pihak BKSDA Subulussalam segera mengupayakan pengusiran atau menangkap sebelum menimbulkan hal-hal tak diinginkan.

Selawat Badar Sambut Kapolda Aceh yang Baru, Irjen Pol Wahyu Widada

Sebab, lanjut Jakarsi nanti saat warga melakukan tindakan sendiri juga akan disalahkan.

Adapun kawanan harimau yang muncul dan terpantau masyarakat di Desa Singgersing dikabarkan mencapai tiga ekor.

Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved