Berita Subulussalam
Kawanan Harimau Makin Mendekat, Warga Singgersing: Murid SDN Mulai Ketakutan
Kawanan harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) hingga kini masih berkeliaran di dekat permukiman penduduk Desa Singgersing, Subulussalam
Penulis: Khalidin | Editor: Muhammad Hadi
Ketiganya induk dan dua anak. Adapun harimau jantan atau pasangan sang induknya tidak terpantau masyarakat.
”Dari yang terpantau selama ini tiga harimau, dua ekor merupakan anaknya. Maunya cepat ditangkap karena kalau masyarakat nanti bertindak kan disalahkan juga,” harap Jakarsi yang juga pengurus Ikatan Pemuda Kecamatan Sultan Daulat (Ikapas).
Sebagaimana diketahui kawanan harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae) yang berkeliaran di dekat permukiman penduduk serta areal perkbunan Desa Darul Makmur dan Singgersing, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam ternyata berjumlah empat ekor.
”Dari jejaknya yang kami jumpai ada empat ekor, ini diperkuat lagi dengan warga yang melihat langsung kawanan harimau di kebunnya,” kata Jamuddin, Kepala Desa Darul Makmur, kepada Serambinews.com, Senin (17/2/2020).
Jamuddin menjelaskan, dia sendiri baru menyaksikan jejak tapak harimau.
Sementara wujud harimau yang sempat memangsa dua ekor sapi milik warga di Desa Singgersing itu belum pernah dijumpai.
• 655 KPM PKH di Aceh Timur Mengundurkan Diri
Namun, kata Jamuddin, berdasarkan keterangan masyarakat di desanya yang pernah melihat saat menjaga tanaman jagungnya jumlah harimau ada empat ekor.
Keempatnya masing-masing sepasang harimau besar lalu anaknya yang berusia sedang dan kecil.
Dikatakan, harimau ini sebenarnya sudah kerap turun ke Desa Darul Makmur bukan hanya tahunan tapi nyaris setiap bulan.
Paling tidak, kata Jamuddin sang harimau muncul ke Darul Makmur dua bulan sekali.
Setiap munculnya harimau sudah pasti karena ada masalah di kampong tersebut yakni perbuatan aib atau penyakit masyarakat.
Dulu, beberapa sekitar dua tahun sebelumnya harimau turun ke Darul Makmur karena ada yang berbuat jahat juga.
Saat turun tersebut, lanjut Jamuddin sang harimau juga sedang beranak dan kini sang anak sudah mulai besar.
Kini, harimau tersebut sudah menjadi kawanan dan berkeliaran kembali di dekat permukiman penduduk dan telah sempat memangsa ternak masyarakat di Desa Singgersing.
• Kepala Kesbangpol Abdya Menilai Banyak Generasi Muda Percaya Isu Hoax
Padahal menurut Jamuddin sebelumnya meski Darul Makmur menjadi areal lintasan sang hewan dilindungi ini tidak pernah mengganggu ternak apalagi manusia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/harimau-47474.jpg)