Kisah Inspiratif

Berawal dari Niat Naik Haji, Rizki Multazam Menjadi Staf di Kedubes RI untuk India, Begini Kisahnya

Rizki kebagian tugas dari Kedutaan Besar RI di New Delhi untuk mendampingi kunjungan delegasi Aceh ke Chennai dan Port Blair Andaman.

Penulis: Zainal Arifin M Nur | Editor: Zaenal
Facebook Rizki Multazam
Rizki Multazam, staf lokal KBRI New Delhi saat menghadiri pernikahan rekan Indianya. 

SERAMBINEWS.COM, NEW DELHI - Keinginan naik haji terpatri kuat dalam diri Rizki Multazam.

Namun, niat itu harus dipendam dalam-dalam.

Ketiadaan biaya menjadi alasan utamanya. 

Hingga kemudian, setamat dari IAIN Ar-Raniry (sekarang UIN) pada tahun 2006, Rizki Multazam menemukan ide untuk menempuh jalan berbeda agar bisa menunaikan rukun Islam kelima (naik haji) ke Baitullah.

Rizki Multazam memutuskan melanjutkan pendidikan S-2 ke India.

Sebuah keputusan yang membuat kaget keluarga, teman-teman, hingga para dosen tempat Rizki meminta rekomendasi.

“Saat itu saya mendapat kabar bahwa Pemerintah Indonesia menggunakan jasa mahasiswa Indonesia di India untuk menjadi pendamping jamaah haji. Makanya, saya memutuskan melanjutkan kuliah ke India, dengan niat utama ingin naik haji,” ungkap Rizki Multazam kepada Serambinews.com di Port Blair, Andaman-Nicobar, Rabu (19/2/2020) lalu.

Saat itu, Rizki kebagian tugas dari Kedutaan Besar RI di New Delhi untuk mendampingi kunjungan delegasi Aceh ke Chennai dan Port Blair Andaman.

Delegasi Pemerintah Aceh yang dipimpin Plt Gubernur Aceh Ir Nova Iriansyah MT, melakukan kunjungan kerja selama lima hari ke India (16-20 Februari 2020).

Kunjungan ini merupakan follow up dari Pertemuan Presiden RI Joko Widodo dengan Perdana Menteri India Narendra Modi pada KTT Asean - India di Bangkok pada tanggal 4 November 2019, serta menindaklanjuti hasil Pertemuan First Meeting Joint Task Force (JTF) di Banda Aceh pada tanggal 7 Desember 2019.

Ada enam poin yang disepakati kedua kepala negara terkait Aceh dan Andaman, yaitu bidang perdagangan dan investasi, konektivitas Aceh dan Andaman & Nicobar, pembangunan infrasruktur Sabang dan Kepulauan Andaman, pembangunan berkelanjutan bidang sumber daya kelautan dan perikanan, pariwisata, serta pertukaran budaya, pendidikan, ilmu pengetahuan, dan teknologi.

Tiba di New Delhi, Plt Gubernur Aceh Hadiri Pertemuan BPKS dengan RITES India

Unsyiah Teken LOI dengan University of Madras India  

Kembali ke kisah Rizki Multazam, pemuda kelahiran Lhokseumawe 23 Maret 1982 ini, memutuskan melanjutkan kuliah S-2 ke India.

Saat itu, pada tahun 2006 Rizki baru saja menyelesaikan pendidikan S-1 pada Fakultas Tarbiyah Jurusan Pendidikan Agama (TPA) IAIN Ar-Raniry.

Rizki memilih Universitas Dr. Amberka University di Agra, negara bagian Uttar Pradesh, sebagai kampus tujuannya.

Ia memperdalam ilmunya pada jurusan Psikologi.

Halaman
123
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved