Kamis, 11 Juni 2026

Berita Gayo Lues

Proyek Pelebaran Badan Jalan Blangkejeren - Kutacane di Simpur, Arus Transportasi Terganggu

Proyek pelebaran bahu jalan di lintasan Blangkejeren Kutacane yang berada di Simpur Kecamatan Ketambe, Aceh Tenggara (Agara)..

Tayang:
Penulis: Rasidan | Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/RASIDAN
Arus transportasi Blangkejeren - Kutacane terjadi antrian panjang di kawasan Simpur, Kecamatan Ketambe karena proyek pelebaran badan jalan tersebut. 

 
Proyek Pelebaran Badan Jalan Blangkejeren-Kutacane di Simpur, Arus Transportasi Terganggu

Laporan: Rasidan | Gayo Lues

SERAMBINEWS.COM,BLANGKEJEREN - Proyek pelebaran bahu jalan di lintasan Blangkejeren Kutacane yang berada di Simpur Kecamatan Ketambe, Kabupaten Aceh Tenggara (Agara) tersebut sangat dikeluhkan para pengendara dan pengguna jalan lainnya.

Setelah  satu unit alat berat melakukan pengerukan dan menyebabkan kelancaran arus transportasi terganggu dan macet total setiap harinya.

Berdasarkan informasi yang diterima Serambinews.com, Senin (24/2/2020) di Terminal Blangkejeren mengatakan, kelancaran arus transportasi Blangkejeren Kutacane masih terganggu, bahkan hampir setiap hari terjadi kemacetan dan antrian panjang di lokasi pengerjaan proyek pelebaran badan (bahu) jalan di Simpur Ketambe tersebut. Sehingga para pengendara sangat mengeluhkan kejadian tersebut dan merasa terganggu.

"Seharusnya tidak terjadi arus transportasi Blangkejeren Kutacane terganggu, akibat proyek jalan tersebut yang  hanya menguntungkan satu sisi dan satu pihak, tetapi merugikan banyak pihak dalam hal ini arus transportasi terganggu dan macet, kondisi itu terjadi setiap hari dalam dua minggu terakhir ini,"kata Azwar sopir mobil pribadi di Blangkejeren kepada Serambinews.com, Senin (24/2/2020).

Begitu juga halnya diakui sopir trayek Blangkejeren Kutacane lainnya di Terminal  Blangkejeren  mengatakan, selain sopir dan pengendara yang mengeluh selama ini.

Hasil pertemuan : Raja Setuju Lantik Mahathir Sebagai Perdana Menteri Sementara

Pelantikan Keuchik di Aceh Utara Dihadiri Ratusan Warga, Ini Pesan Camat

Harimau Kembali Masuk ke Permukiman Warga di Subulussalam, Hewan Ini Jadi Sasaran Mangsanya

Bahkan dari satu sisi banyak masyarakat yang merasa dirugikan dari segi waktu, karena terkesan lintasan Blangkejeren Kutacane tersebut seperti sistem buka tutup, tetapi tidak resmi hanya gara-gara proyek pelebaran bahu jalan nasional itu.

"Hal itu seharusnya tidak dibiarkan berlarut-larut terjadi oleh pemerintah dan intansi (balai), karena banyak masyarakat yang merasa dirugikan dan aktivitas terganggu, setelah terjadi kelancaran arus lalu lintas macet dan antrian panjang dari kedua arah itu setiap harinya,"sebutnya.

Menurut sopir mobil pribadi asal Kutacane di Blangkejeren itu, seharusnya pengerjaan proyek pun jalan terus, begitu juga dengan arus transportasi tetap lancar dan tidak terganggu seperti kejadian dalam beberapa hari terakhir ini.

"Diminta pada rekanan dan intansi terkait, agar mengutamakan keselamatan dan kelancaran arus transportasi dari Blangkejeren Kutacane tersebut, karena akhir-akhir ini banyak pengendara dan masyarakat mengeluh dan aktivitas masyarakat juga ikut terganggu, akibat pengerjaan pelebaran bahu jalan itu yang menyebabkan kemacetan dan antrian panjang selama ini,"sebutnya.(*)

Dinkes Kota Langsa Fasilitasi Rujukan Diduga Penderita Kaki Gajah Ke RSUZA Banda Aceh

GeRAK Dorong Polda Aceh Lakukan Penyelidikan Kembali Kasus Dana KIP Agara, Ini Penjelasan Askhalani

Bupati Abdya Kirim Tim Pelajari Manajemen Tata Kelola Masjid di Jawa

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved