Jumat, 17 April 2026

Berita Aceh Selatan

Kadin Desak Pemkab Aceh Selatan Segera Lelang Proyek APBK 2020, Begini Kekhawatirannya

Menurut Khaidir Amin, proyek menggunakan APBK harus selesai pada bulan Desember 2020 mendatang.

Penulis: Taufik Zass | Editor: Nur Nihayati
For Serambinews.com
Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh Selatan, Khaidir Amin SE 

Menurut Khaidir Amin, proyek menggunakan APBK harus selesai pada bulan Desember 2020 mendatang.

Laporan  Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN – Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Aceh Selatan, Khaidir Amin SE mendesak Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Selatan untuk segera lelang proyek yang bersumber dari dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Kabupaten (APBK) 2020.

"Jika proses lelang terlambat dilakukan dikhawatirkan akan berdampak pada terlambatnya proses pekerjaan dan kualitas dari pekerjaan tersebut.

Karenanya kita mendesak Pemkab Aceh Selatan segera melelang proyek APBK 2020," kata Ketua Kadin Aceh Selatan, Khaidir Amin SE, Jumat (28/02/2020).

Hal itu, lanjut Khaidir Amin, mengingat proses persiapan lelang yang biasa memakan waktu sampai dua hingga tiga bulan, sehingga jika proses lelangnya berlarut - larut dikhawatir akan berdampak pada terlambatnya proses pekerjaan serta kualitas dari pekerjaan tersebut.

Tujuh Posisi Kepala SKPK Bireuen Belum Ada Pimpinan, Ini Langkah yang Dilakukan BKPSDM

Oknum PNS BPBK di Abdya Terancam Pejabat, Ini Kasusnya

Menristek Resmikan Mesin Fraksinasi Nilam di Unsyiah, Mampu Hasilkan 24 Ton Minyak Setahun

Menurut Khaidir Amin, proyek menggunakan APBK harus selesai pada bulan Desember 2020 mendatang.

Sebab jika tidak selesai pada waktu dimaksud akan berdampak pada pemutusan kontrak yang berakibat pada tidak terselesaikannya proyek APBK sesuai dengan yang diharapkan.

“Jika tidak dilelang sekarang bisa saja proyek tersebut tidak selesai tepat waktu.

Jikapun terselesaikan tepat waktu dikawatirkan kualitas dari proyek tersebut tidak sesuai spek dan harapan, karena proses pengerjaannya akan dilaksanakan secara tergesa-gesa alias terburu-buru," ungkapnya.

Selain itu, tambahnya, jika proyek dan kegiatan dilaksanakan lebih awal dilakukan akan membantu perekonomian masyarakat.

Sebab uang dari proyek tersebut pasti akan berputar di daerah – daerah tempat lokasi proyek tersebut dan di pusat Ibukota Kabupaten.

“Contohnya, sebuah proyek pasti butuh bahan material dan bahan material itu akan dibeli kepada toko material, demikian juga dengan usaha warung nasi dan masyarakat yang menganggur akan tertampung sebagai pekerja dalam sebuah proyek,” pungkasnya.(*)

Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved