Berita Aceh Selatan

Plt Bupati Aceh Selatan Tinjau Pabrik Minyak Kelapa Sawit Krueng Luas

Pabrik ini tidak beroperasi selama 7 tahun dan disewakan kepada pihak ketiga setelah dilakukan perbaikan.

Dok Humas Pemkab Aceh Selatan
Plt Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran bersama rombongan, Minggu (1/3/2020) meninjauh langsung kondisi Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) Krueng Luas, Kecamatan Trumon Timur. 

Laporan Taufik Zass | Aceh Selatan

SERAMBINEWS.COM, TAPAKTUAN - Plt Bupati Aceh Selatan, Tgk Amran bersama rombongan, Minggu (1/3/2020) meninjauh langsung kondisi Pabrik Minyak Kelapa Sawit (PMKS) Krueng Luas, Kecamatan Trumon Timur. Pabrik CPO milik Pemkab Aceh Selatan di Krueng Luas ini sudah lama tidak beroperasi.

Pemerintah Kabupaten Aceh Selatan berupaya menjalin kerjasama dengan pihak  CV Balga Engenering. Kerjasama itu baru berlangsung sekitar bulan Oktober 2019 lalu.

Karena sudah lama terbengkalai serta kapasitasnya yang hanya 5 ton/jam harus dinaikkan minimal 10 ton/jam, maka pihak ketiga yang mengontrak pabrik itu, telah menambah sejumlah komponen mesin serta berbagai perbaikan bagian-bagian pabrik lainnya.

Kunjungan Plt Bupati Aceh Selatan beserta rombongan ke pabrik minyak kelapa sawit krueng luas, Minggu (01/03) untuk mengecek perkembangan hasil perbaikan pihak ketiga yang telah menyewa atau mengontrak pabrik kelapa sawit Krueng luas tersebut.

Karena pabrik dimaksud adalah milik Pemda yang sebelumnya sudah tidak beroperasi selama lebih kurang 7 tahun dan saat ini telah disewakan kepada pihak ketiga dan telah dilakukan perbaikan.

"Tujuan kunjungan Plt Bupati juga untuk memastikan perkembangan perbaikan pabrik kelapa sawit tersebut," kata Kabag Humas Setdakab, Drs Ramli Tanjung kepada Serambi, Senin (2/3/2020).

Saat meninjau pabrik CPO Desa Krueng Luas, rombongan Plt Bupati Tgk Amran yang turut didampingi istrinya Ny Khailida Amran S.Pd, Kabag Humas Setdakab, Drs Ramli Tanjung, Camat Trumon Timur Lukman Hakim SH, Kapolsek Trumon Timur  Iptu Jumanto SH, Keuchik Desa Krueng Luas Hasni Ondo dan Ketua KPA Aceh Selatan Mukhlis atau panggilan akrabnya Nek Rayeuk.

Dijelaskan Ramli Tanjung, kerjasama dengan pihak ketiga, yakni CV Balga Indo Engenering Palm Oil, sebuah perusahaan asal Medan yang telah terikat kontrak mengelola pabrik CPO tersebut.

Pejabat perusahaan tersebut masing-masing, Direktur Utama, Veri Siahaan, Komisaris Utama Maruli Siahaan, Manager Efendi dan Direktur Tehnik Ivan Mulyanto Tampubolon.

"Pihak perusahaan kepada Plt Bupati menjelaskan perbaikan pabrik CPO tersebut ditargetkan akan rampung sekitar tiga pekan lagi. Sehingga operasional pabrik ini diperkirakan akan dimulai sekitar tanggal 22 atau 24 Maret 2020," ungkap Kabag Humas, Ramli Tanjung.

Pada Kesempatan yang sama, tambah Ramli Tanjung, dilanjutkan dengan peninjauan lokasi rencana pembangunan pabrik CPO (Cruide palm Oil) yang berkapasitas 30 ton/jam berlokasi di daerah gunung Tengku, Kecamatan Trumon Timur, dan merupakan pabrik pertama di Aceh Selatan yang berkapasitas 30 ton/jam.(*)

Korban Tewas Kerusuhan di India Capai 42 Orang, Kekerasan Dipicu UU Kewarganegaraan Kontroversial

Ungkapan Mertua BCL, Ayahanda Ashraf Sinclair Curhat Seusai Sepekan sang Anak Meninggal

Kiwil Siap Punya 7 Istri, Tidak Kapok Gagal Poligami: Misal Allah Kasih Jodoh Lain, Kenapa Enggak?

Pria Ini Meninggal Saat Siaran Langsung TV, Sempat Mengeluh soal Kehidupan

Penulis: Taufik Zass
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved