Akses Jalan ke Sekolah Ditutup Pengusaha, Murid SD Ini Harus Panjat Tembok Tinggi
Meski pun beresiko fatal bagi keselamatan mereka, namun para siswa ini terpaksa melakukannya karena akses jalan lain terlalu jauh.
Hasil mediasi, kata Felipus, pihaknya masih menunggu tim dari Badan Pertanahan Nasional Kupang untuk turun ke lokasi dan mengukur batas tanah antara dua pengusaha tersebut.
"Pak Bobby Pitoby sudah sampaikan bahwa pihaknya akan bersedia jika dari BPN sudah menentukan batas tanah.
Kalau pun tidak, Pak Bobby tetap akan membuka jalan kembali," ujarnya.
Dalam mediasi itu juga disepakati lebar jalan yang diberikan untuk publik seluas enam meter.
"Jadi intinya kita masih menunggu pihak BPN turun ke lokasi untuk mengukur tanah," ungkapnya.
Artikel ini telah tayang di Intisari-online.com dengan judul Akses Jalan ke Sekolah Ditutup Pengusaha Hingga Harus Panjat Tembok Tinggi, Murid SD di Kupang: Tiap Hari Kami Terlambat
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/murid-sd-kristen-petra-ala.jpg)