Berita Abdya
Di Abdya, Permintaan Masker untuk Cegah Corona Meningkat, Stok Langka, Pesanan Tak Ada Tanggapan
Terlebih lagi, berdasarkan informasi terakhir, Selasa (10/3) bahwa jumlah pasien positif Corona (Covid-19) di Indonesia sudah mencapai 27 orang.
Penulis: Zainun Yusuf | Editor: Mursal Ismail
Pihak BPBK Abdya sendiri, menurut Amiruddin sudah memesan 10 ribu masker ke Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA).
Namun belum diketahui apakah bisa dipenuhi atau tidak.
Soalnya, masker sekarang ini sepertinya menjadi barang langka.
Stok masker hanya tersedia di puskesmas-puskesmas, itu pun dalam jumlah sangat terbatas.
• China Disebut Ambil Organ dari Tahanan Muslim Uighur Untuk Merawat Pasien Virus Corona
Kadiskes Abdya, Safliati ST MKes, yang dihubungi Serambinews.com, beberapa hari lalu menjelaskan, masker pengadaan tahun 2019 masih tersedia sekitar 8.000 lembar.
Masker yang tersedia dalam jumlah terbatas itu menjadi stok puskesmas di seluruh kecamatan dan pada Dinas Kesehatan Abdya.
Masker yang masih ada di Dinkes Abdya digunakan untuk para penumpang yang baru turun pesawat di Bandara Kuala Batu, Susoh.
“Penumpang yang baru turun pesawat diberikan masker dan diperiksa suhu tubuh,” kata Safliati.
Dinkes Abdya tahun 2020 telah mengusulkan pengadaan 30.000 masker, namun belum ada respon pihak produsen.
Amatan Serambinews.com, permintaan masker dari masyarakat Abdya semakin, tapi tidak terlayani.
Permintaan masker yang meningkat drastis merupaka upaya masyarakat menangkal Virus Corona (Covid-19).
Virus berbahaya ini dilaporkan sudah menyebar ke belasan negara, termasuk di Indonesia.
Pemerintah sudah mengumumkan bahwa jumlah positif Corona di Indonesia sudah mencapai 27 orang. (*)