Breaking News:

Berita Aceh Tengah

Perjuangan STAIN Gajah Putih Jadi IAIN Takengon Habiskan Waktu Dua Tahun

Proses perjuangan peningkatan status dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih Takengon, menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN)..

Penulis: Mahyadi
Editor: Jalimin
SERAMBINEWS.COM/MAHYADI
Area Kampus IAIN Takengon. 

Perjuangan STAIN Gajah Putih Jadi IAIN Takengon Habiskan Waktu Dua Tahun

 

Laporan Mahyadi | Aceh Tengah

SERAMBINEWS.COM, TAKENGON – Proses perjuangan peningkatan status dari Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri (STAIN) Gajah Putih Takengon, menjadi Institut Agama Islam Negeri (IAIN) menghabiskan waktu lebih dari dua tahun.

Meski sempat tertunda lantaran syarat belum terpenuhi, tidak membuat para pihak patah semangat memperjuangkan peningkatan status tersebut.

Alhasil, pada pertengahan tahun 2019, syarat dinyatakan cukup setelah tahap demi tahap dilengkapi untuk keperluan peningkatan status menjadi institut.

“Alhamdulillah, perjuangan dua tahun terakhir, tidak sia-sia. Berdasarkan Perpres RI, Nomor 41 Tahun 2020, tgl 28 Pebruari, akhirnya STAIN Gajah Putih, jadi IAIN Takengon,” kata Ketua STAIN, Gajah Putih, Dr Zulkarnain MA kepada Serambinews.com, Jumat (13/3/2020).

Menurut Zulkarnain, setelah terbitnya Perpres tentang perubahan status IAIN, para pengurus STAIN Gajah Putih, langsung melakukan pengusulan Organisasi dan Tata Kerja (Ortaker) seiring dengan perubahan status.

Polda Aceh Imbau Warga Antisipasi Perampokan Modus Tim Medis Corona

Jaksa Eksekusi Cambuk 18 Terpidana Kasus Maisir di Nagan Raya, Ini Jumlah Cambukannya

“Untuk pengusulan Ortaker, sudah kami serahkan kepada Biro Ortala Kementerian Agama,” sebutnya.

Dia tambahkan, dengan adanya perubahann menjadi IAIN Takengon, sehingga struktur pengelola juga akan berubah. Sebagai contoh, bila STAIN dipimpin oleh seorang ketua, nanti akan di nakhodai oleh rektor.

“Selain itu, kami juga sudah mengusulkan fakultas penunjang kegiatan akademik dan non Akademik,” tambah Zulkarnain.

Sementara itu, STAIN Gajah Putih, Takengon, memiliki jumlah mahasiswa sebanyak 3.000 lebih diantaranya untuk strata satu 12 program studi jurusan Tarbiyah, Syariah, Ushuluddin dan Dakwah. Sedangkan program pascasarjana yaitu Studi PAI.

Fasilitas yang dimiliki, terdapat gedung kampus di lokasi diantaranya di pusat Kota Kota Takengon dan di kawasan Kampung Mulie Jadi, Kecamatan Silih Nara, kabupaten setempat.(*)

Jaksa Eksekusi Cambuk 18 Terpidana Kasus Maisir di Nagan Raya, Ini Jumlah Cambukannya

Fenomena Langka, Sekawanan Burung Putih Misterius Melakukan Tawaf Keliling Kabah

Cegah Corona, Arab Saudi Hentikan Sementara Kedatangan WNA, Ini Imbauan KBRI Riyadh Untuk WNI

Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved