Breaking News:

Viral Medsos

Gara-gara Corona, Muazin di Kuwait Menangis Saat Azan 'Salatlah di Rumah Kalian', Masjid Ditutup

Viral video di instagram seorang muazin di Kuwait menangis saat menyuarakan azan dan mengajak agar lebih baik salat di rumah.

instagram @info.islamiq
Kuwait terpaksa menutup masjid dan sarankan warga salat jumat di rumah karena wabah virus corona. Muazin pun azan dengan ajakan salat di rumah 

SERAMBINEWS.COM -  Kuwait pada hari Jumat (13/3/2020) kemarin melarang salat Jumat di masjid dan meminta jamaah shalat lima waktu di rumah. Bahkan azan di masjid berubah.

Viral video di instagram seorang muazin di Kuwait menangis saat menyuarakan azan dan mengajak agar lebih baik salat di rumah.

Kementerian Awqaf dan Urusan Islam Kuwait mengatakan, salat Jumat di masjid-masjid tidak diizinkan hingga batas waktu yang belum ditentukan

Dikira Menculik Anak, Wanita Gangguan Jiwa Dihakimi Massa di Glumpang Baro, Pidie

Bill Gates Mundur dari Microsoft, Alasannya Ingin Fokus pada Yayasan Amal Miliknya

Mulai April 2020, Pemerintah Akan Bebaskan Pajak Penghasilan Karyawan dengan Gaji hingga 16 Juta

Bahkan, lafaz azan juga diganti untuk sementara. Khususnya pada kalimat “hayya alashsholah” yang berarti, mari kita shalat diganti dengan kalimat, “ashsholatu fii buyutikum”.Artinya, shalat lah di rumahmu.

Dengan demikian Pemerintah Kuwait terpaksa menutup masjid, dalam langkah-langkah yang belum pernah terjadi sebelumnya ketika negara itu berjuang untuk mencegah penyebaran virus corona.

Sementara itu pejabat pemerintah dan Otoritas Tenaga Kerja membantah laporan bahwa Kuwait berencana untuk mengirim jutaan ekspatriat ke negara asal mereka sebagai bagian dari meminimalkan risiko penyebaran penyakit pembunuh.

Dikutip Wartakotalive.com dari Kuwait Times, juru bicara pemerintah Tareq Al-Mazrem kemarin membantah laporan bahwa jam malam telah diberlakukan setelah pihak berwenang menutup pantai umum dan taman dan patroli polisi terlihat meminta orang untuk meninggalkan pantai dan tinggal di rumah.

Departemen lalu lintas menggunakan drone untuk membuat pengumuman publik bahwa pertemuan dilarang.

Kementerian kesehatan Kuwait melaporkan ada 20 kasus virus korona baru (COVID-19), sehingga jumlahnya menjadi 100.

Sakit Hati Sering Dihina, Seorang Kakek Bunuh Menantu, Mayat Ditelantarkan 4 Hari, Ini Kronologinya

Presiden Jokowi Akui Tak Mau Buka-bukaan Soal Informasi Virus Corona, Ini yang Dikhawatirkan

Sebanyak 15 kasus baru untuk Kuwait yang kembali dari Iran, dua warga yang kembali dari Inggris dan Amerika Serikat, satu untuk warga negara Spanyol dan dua orang Mesir yang melakukan kontak dengan seorang pria Mesir ditemukan terinfeksi penyakit ini beberapa hari yang lalu setelah kembali dari Azerbaijan melalui Dubai.

Halaman
123
Editor: Amirullah
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved