Berita Bireuen
Ratusan Santri Empat Dayah Hadiri Seminar Pengembangan Bahasa Arab, Ini Pematerinya
Para santri dari empat dayah besar tersebut sangat antusias mengikuti pembahasan dan dilanjutkan dengan pelatihan hingga selesai.
Penulis: Yusmandin Idris | Editor: Nur Nihayati
Para santri dari empat dayah besar tersebut sangat antusias mengikuti pembahasan dan dilanjutkan dengan pelatihan hingga selesai.
Laporan Yusmandin Idris I Bireuen
SERAMBINEWS.COM- Ratusan santri dari Dayah Mudi, Dayah Jami’ah Al Aziziyah Kuta Gle Batee Iliek, Dayah Ummul Ayman Samalanga dan santri Dayah Darul Munawarah, Kuta Krueng, Pidie Jaya, Sabtu (14/03/2020) menghadiri seminar pengembangan bahasa Arab di aula kampus IAI Al Aziziyah, Samalanga, Bireuen.
Kabid Pendidikan Mabna Lughah MUDI Samalanga, Tgk Juhaini kepada Serambinews.com, Senin (16/03/2020) mengatakan, seminar pengembangan bahasa Arab menghadirkan pemateri Syekh ‘Amir As-Siba’I yang saat ini menjabat sebagai Direktur Akademik The Mother Tongue Center Arabic Language Learning Abu Dhabi, Dubai.
Pemateri juga didampingi Habib ‘Alwi Syihab dari Mudir Arabic Lingual Center Jawa Timur dan Habib Ahmad Al-Mujtaba. Seminar juga turut dihadiri Rektor IAI Al Aziziyah Samalanga, Dr Tgk Muntasir Akadir yang juga pimpinan Dayah Jami’ah Batee Iliek dan sejumlah pimpinan dayah lainnya
• MUDI Mesra Samalanga Libur 14 Hari, Santri di Dayah Dilarang Keluar, Ini Tujuannya
• Ini Khasiat Madu Hingga Dianggap Bisa Mencegah Masuknya Virus Corona dalam Tubuh Manusia
Tgk Munawir Ibrahim MA selaku penanggung jawab Mabna Lughah MUDI mengatakan, seminar yang berlangsung dari pagi membahas pengenalan modul bahasa Arab Markaz Al-Lisan Al-Umm dan Serial Al-Lisan, maka kosakata yang ada telah dikumpulkan dalam bentuk flash card yang dapat diakses melalui computer atau aplikasi smartphone, aplikasi tersebut juga memiliki banyak latihan interaksi.
Sedangkan pada sesi kedua sore hari diadakan kelas percontohan melibatkan 10-15 santri dengan kemampuan yang seragam dalam bahasa Arab.
"Keunggulan metode tersebut penggunaan pengajaran bahasa Arab dengan pendekatan yang sangat komunikatif, penggunaan teknik modern dan teknologi terbaru dalam bidang pendidikan,” ujarnya.
Modulnya memiliki tingkatan serial pemula, serial tingkat dasar, tingkat menengah dan tingkat lanjut, sambungnya yang juga kepala program studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) IAI Al-Aziziyah Samalanga.
Para santri dari empat dayah besar tersebut sangat antusias mengikuti pembahasan dan dilanjutkan dengan pelatihan hingga selesai.
Pembahasan dan pelatihan berdasarkan modul atau konsep baru dan mudah dalam mempelajari bahasa Arab, para santri tidak memerlukan lebih dari satu jam per hari untuk kegiatan individual dalam metode tersebut.
Tujuan utama agar peserta seminar yang umumnya para santri dapat memahami cara belajar bahasa Arab dengan mudah tanpa melupakan metode lama yang telah diajarkan di dayah. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/seminar-pengembangan-bahasa-arab.jpg)