Trump 'Suap' Ilmuwan Demi Vaksin Corona Hanya untuk AS, Pemerintah Jerman Ngamuk

Penawaran tersebut dilakukan Trump pada Pemerintah Jerman menurut laporan, dikutip dari The Guardian.

JOSHUA ROBERTS/REUTERS
Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump berjalan keluar dari Marine One, saat kembali ke Gedung Putih untuk berpidato di Conservative Political Action Conference, Sabtu (29/2/2020). (JOSHUA ROBERTS/REUTERS) 

SERAMBINEWS.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dikatakan tengah 'menawarkan jumlah yang besar' untuk akses eksklusif terkait wabah Covid-19.

Penawaran tersebut dilakukan Trump pada Pemerintah Jerman menurut laporan, dikutip dari The Guardian.

Media Jerman dalam hal ini melaporkan bahwa Donald Trump telah memberikan 'sejumlah besar' uang untuk vaksin corona virus.

Ungkapnya, vaksin tersebut hanya akan digunakan Trump untuk menanggulangi pandemi Covid-19 di negaranya.

Anggota parlemen dan menteri Jerman bereaksi dengan marah, mereka bahkan mengkritik tampilan 'kepentingan pribadi' dari presiden AS.

"Jerman tidak untuk dijual," ucap Menteri Ekonomi Peter Altmaier kepada penyiar ARD, bereaksi terhadap laporan halaman depan di surat kabar Welt am Sonntag yang berjudul "Trump vs Berlin".

Corona Mewabah, Facebook Beri Bonus Rp 15 Juta untuk Semua Karyawannya di Dunia

Antisipasi Virus Corona, Pelatih Persija Jakarta Liburkan Pemain

Bagikan Pengalaman Umroh, Ningsih Tinampi Nangis Sesenggukan saat Singgung Corona & Kabah, Ada Apa?

Menurut laporan media massa Die Welt, pemerintah Jerman sedang berusaha melawan pengambilalihan agresif yang telah dilakukan oleh AS.

"Presiden AS telah menawarkan perusahaan biofarmasi yang berbasis di Tübingen, CureVac, 'sejumlah besar uang' untuk mendapatkan akses eksklusif ke pekerjaan mereka," tulis Die Welt, dilansir Sosok.ID, dikutip dari The Guardian, Selasa (17/3/2020).

Sumber anonim dalam surat kabar mengungkapkan, Trump telah melakukan segala upaya untuk mengamankan vaksin virus corona hanya untuk Amerika.

Laporan itu memicu kemarahan di Berlin.

Halaman
1234
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved