Breaking News:

MUI Serukan Masyarakat Salat di Rumah, Aa Gym Sayangkan Pesan WhatsApp yang Ajak Menolak Fatwa

Aa Gym berharap masyarakat dapat melaksanakan imbauan dari MUI dan tidak terpengaruh broadcast yang tidak jelas sumbernya.

Editor: Amirullah
Tribunnews.com
Aa Gym 

SERAMBINEWS.COM - Pimpinan Pondok Pesantren Daarut Tauhid, Abdullah Gymnastiar, menyetujui langkah Majelis Ulama Indonesia (MUI) yang mengeluarkan fatwa memperbolehkan mengganti salat Jumat dengan salat Zuhur di rumah.

Fatwa Nomor 14 Tahun 2020 tentang Penyelenggaraan Ibadah dalam Situasi Terjadi Wabah Covid-19 dikeluarkan pada Senin (16/3/2020).

Pria yang akrab disapa Aa Gym ini mengaku sudah melaksanakan imbauan MUI.

Bahkan masjid Daarut Tauhid  sudah meniadakan salat berjamaah.

“Menyimak begitu banyak polemik tentang shalat di rumah, Aa, pimpinan Daarut Tauhid dan seluruh jajaran Daarut Tauhid memutuskan untuk mengikuti fatwa MUI.”

"Aa dan keluarga sudah salat di rumah dan sumua sudah salat Jumat di rumah. Masjid Daarut Tauhid salat Jumat ditiadakan juga salat berjamaah ditiadakan sampai kondisi memungkinkan,"  ujarnya, dilansir YouTube Kompas TV, Rabu (18/3/2020).

Pasien Corona Meninggal Capai 19 Orang, Jokowi Akhirnya Perintahkan Rapid Test Covid-19 Massal

Kakek Durjana asal Aceh Besar Cabuli Dua Anak di Bawah Umur, Modus Beli Es Krim dan Ancam Korban

Terkait banyaknya imbauan untuk tetap ke masjid yang banyak didapatkan masyarakat dari pesan WhatsApp, Aa Gym meminta masyarakat untuk bijak menyikapi hal ini.

Menurutnya imbauan dari MUI sangat jelas karena bisa dipertanggungjawabkan.

"Kita memiliki Majelis Ulama yang memiliki otoritas dan menjaga kemaslahatan umat Islam di Indonesia dan juga bangsa ini."

“Jangan bingung dengan broadcast yang tidak jelas keilmuan dan tanggung jawabnya. Mari patuhi fatwa MUI dan peraturan pemerintah yang bisa jadi jalan tercegahnya virus ini,” imbuhnya.

Halaman
123
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved