Breaking News:

Indonesia Terjangkit Corona

Tata Cara Pemakaman Jenazah Korban Positif Corona Sesuai Petunjuk Kementrian Agama

menteri agama Fachrul Razi menjelaskan bahwa jenazah yang sudah positif corona akan diurus oleh tim medis dari rumah sakit rujukan dari pemerintah.

Editor: Faisal Zamzami
TRIBUNNEWS/SENO TRI SULISTIYONO
  Menteri Agama Fachrul Razi seusai dilantik Presiden Jokowi, di Istana Kepresidenan, Rabu (23/10/2019).  

SERAMBINEWS.COM - Juru bicara pemerintah Indonesia Achmad Yurianto untuk penanganan Covid-19 atau Corona megungkapkan jumlah pasien positif corona yang meninggal dunia terus bertambah.

Sampai Selasa siang pasien yang meninggal mencapai 55 orang.

“Total kasus meninggal  ada 55 orang “ terangnya dalam konferensi pers di Graha BNPD pada Selasa (24/3/2020).

Bertambahnya pasien positif yang meninggal membuat Kementerian Agama (Kemenag) membuat protokoler untuk pemakaman jenazah yang meninggal dunia akibat virus corona.

Dikutip melalui situs resmi Kemenag.go.id, menteri agama Fachrul Razi menjelaskan bahwa jenazah yang sudah positif corona akan diurus oleh tim medis dari rumah sakit rujukan dari pemerintah.

Hal ini dilakukan karena penularan virus corona sangat cepat meski korban sudah meninggal.

Karena penularan virus ini sangat cepat, menang juga menjelaskan jika petugas pemakaman harus memakai Alat Pelindung Diri (APD).

“Petugas pemakaman tersebut harus memakai alat pelindung diri untuk petugas kesehatan, semacam jas hujan plastik, kemudian dimusnahkan selesai pemakaman," ujar Menag di Jakarta, Sabtu (14/03). 

Viral Video Jenazah Pasien PDP Dimakamkan Keluarga, Ini Penjelasan Jubir Covid-19

Sate Apaleh Geurugok Tidak Melayani Makan di Tempat, Ini Tujuannya

Lalu bagaimana dengan pengurusan jenazah muslim?

Menag juga memberi penjelasan untuk jenazah muslim/muslimah denga tetap memperhatikan ketentuan syariah yang mungkin dilakukan.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved