Pasien PDP Positif Corona

Satu PDP Aceh yang Meninggal Positif Corona, Direktur RSUDZA: Kita Harus Waspada Tingkat Tinggi

"Ini penting, karena rumus mengatakan, kalau satu sudah positif sudah banyak lainnya juga yang positif," pungkasnya.

Satu PDP Aceh yang Meninggal Positif Corona, Direktur RSUDZA: Kita Harus Waspada Tingkat Tinggi
SERAMBINEWS.COM/ SUBUR DANI
Direktur RSUZA, Dr dr Azharuddin SpOT-(K) Spine FICS memberi keterangan kepada awak media, seusai peninjauan ruang khusus perawatan pasien corona virus bersama Anggota Komisi V DPRA di RSUZA, Selasa (28/1/2020). 

"Ini penting, karena rumus mengatakan, kalau satu sudah positif sudah banyak lainnya juga yang positif," pungkasnya.

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Direktur Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh, dr Azharuddin meminta semua masyarakat di Aceh saat ini untuk waspada tingkat tinggi terkait pandemi Covid-19.

Hal itu disampaikannya, menyusul keluarnya hasil laboratorium Balitbang Kemenkes RI yang menyebutkan AA (56), warga Lhokseumawe yang meninggal pada Senin (23/3/2020) dengan status pasien dalam pengawasan (PDP) positif Corona.

"Ini positif pertama dari Aceh. Yang diharapkan saat ini adalah, kita semua perlu kewaspadaan tingkat tinggi sekarang, jangan abaikan lagi social distancing," kata Azharuddin dalam wawancaranya dengan Serambinews.com melalui sambungan telepon tadi pagi.

Bahkan, Azharuddin mengatakan, semua masyarakat saat ini harus berasumsi, bahwa di sekeliling kita sudah ada yang terjangkit. Dengan demikian membuat semua kita lebih waspada.

Cegah Penyebaran Wabah Virus Corona, Lion Air Atur Jarak Kursi Penumpang dalam Pesawat

10 Persen Pasien Sembuh Corona di China Positif Lagi, Ini Kata Dokter Wuhan

Update Corona di Aceh - Pemko Subulussalam Salurkan Jadup untuk ODP Covid-19 yang Sedang Diisolasi

"Kta harus berasumsi sekarang, semua di sekeliling kita itu sudah terinfeksi," ujarnya.

Maka dengan itu, dia berharap semuanya waspada. "Jangan beri waktu untuk virus mendistribusikan diri. Satu-satunya cara untuk melemahkan virus itu adalah kita tidak memberi media untuk dia," jelas Azharuddin.

Caranya, semua masyarakat saat ini benar-benar menjaga jarak, tetap berada di rumah, menjaga kebersihan diri, mencuci tangan, dan sebagainya.

"Ini penting, karena rumus mengatakan, kalau satu sudah positif sudah banyak lainnya juga yang positif," pungkasnya.

Halaman
12
Penulis: Subur Dani
Editor: Nur Nihayati
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved