Update Corona di Aceh Utara

Aceh Utara Siapkan Eks Shelter Rohingya untuk Karantina ODP Corona

Kawasan eks Shelter Rohingya di Desa Blang Adoe Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara disiapkan sebagai tempat penampungan ODP Corona di kabuupaten itu.

Dok Humas Pemkab Aceh Utara
Bupati Aceh Utara H Muhammad Thaib memimpin rapat terkait pencegahan penyebaran virus corona di Pendopo Bupati Aceh Utara, Minggu (29/3/2020). 

Laporan Jafaruddin | Aceh Utara

SERAMBINEWS.COM, LHOKSUKON – Pemkab Aceh Utara kini sudah mempersiapkan eks Shelter Rohingya di Desa Blang Adoe Kecamatan Kuta Makmur, Aceh Utara sebagai tempat penampungan Orang Dalam Pemantauan (ODP) Corona Virus Disease 2019 (Covid-19).

Untuk memastikan kondisi tersebut layak sebagai tempat penampungan pasien ODP, Minggu (29/3/2020) siang, Kepala Dinas Kesehatan Amir Syarifuddin bersama Dandim Aceh Utara Letkol Inf Agung Sukoco SH, bersama Wakapolres Lhokseumawe Kompol Ahzan berkunjung ke lokasi tersebut.

Untuk diketahui, Shelter tersebut diresmikan pada 12 Agustus 2015 oleh Wakil Gubernur Aceh saat itu Muzakir Manaf.

Kemudian Shelter tersebut mulai kosong setelah semua etnis Rohingya dipindahkan ke Kanada dan Amerika Serikat pada 20 Desember 2016.

“Tadi kita sudah melihat tempat tersebut bersama Pak Dandim dan Wakapolres Lhokseumawe. Kemudian personel polisi dan TNI serta masyarakat setempat membersihkan tempat tersebut,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Aceh Utara Amir Syarifuddin kepada Serambinews.com, Minggu (29/3/2020).

Disebutkan, Shelter tersebut memiliki 38 rumah dengan kamar perumah 4 unit. Untuk dapur umum kata Kepala Dinas Kesehatan, sudah disiapkan oleh Dinas Sosial bersama Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD). Sedangkan untuk tempat air bersih dan MCK akan disiapkan Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR).

“Tadi pak bupati langsung membagikan tugas kepada masing-masing Satuan Kerja Perangkat Kabupaten (SKPK), sehingga tak kendala lagi untuk memfungsikan tempat tersebut,” ujar Amir.

Menurut Amir, mulai Selasa (31/3/2020) tempat tersebut akan digunakan untuk pasien PDP. Mereka nantinya akan dijemput petugas medis bersama TNI dan Polisi ke rumahnya untuk ditempatkan di lokasi tersebut.

“Di lokasi tersebut selain akan disediakan posko keamanan juga akan disiapkan posko kesehatan beserta satu ambulans,” ujar Amir. Diharapkan kepada keuchik dan pasien ODP untuk mematuhi aturan yang dijalankan pemerintah untuk mencegah penyebaran covid-19.(*)

VIRAL Pasien Positif Virus Corona Kirim Surat Terbuka untuk Jokowi, Begini Ungkapannya

VIDEO - Sudah Dua Pekan Ini Jumlah Penumpang Kapal ke Simeulue Meningkat Tajam

VIDEO - Pemkab Aceh Singkil Sisir Turis, Persilahkan Wisatawan Pulang

Jubir Covid-19 Positif Corona, Warga yang Sempat Kontak Lakukan Isolasi Mandiri Selama 14 Hari

Penulis: Jafaruddin
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved