Viral
Viral, Surat Terbuka untuk Jokowi Minta Suami Dikeluarkan dari Ruang Isolasi Covid-19
Postingan itu dibagikan kembali melalui akun twitter @dithaftyn, yang merupakan keponakan dari Nurasiah, dengan cuitan meminta tolong pada Presiden RI
Laporan Firdha Ustin I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Baru-baru ini viral curhatan pengguna akun Facebook atas nama Nurasiah, yang diposting pada Senin. (30/3/2020) lalu.
Curhatan itu bertuliskan surat terbuka untuk Presiden Jokowi.
Postingan itu dibagikan kembali melalui akun twitter @dithaftyn, yang merupakan keponakan dari Nurasiah, dengan cuitan meminta tolong pada Presiden RI.
“Pak @jokowi tolong bantu om saya pak saya mohon banget, kasian pak om sayaa,”
Dalam curhatan tersebut, pengguna Facebook Nurasiah bercerita mengenai kondisi suaminya, Suhantono yang merupakan pasien cuci darah di Rumah Sakit Medika BSD.
Ketika sang istri menemani suaminya cuci darah, namun pihak rumah sakit menolak lantaran saat scanning suhu tubuh suaminya mencapai 37,7 derajat.
“Suami saya adalah pasien cuci darah di RS. Medika BSD yang harus menjalani cuci darah dua kali seminggu. Namun pada hari kamis, suami saya ditolak cuci darah karena saat datang scanning suhunya 37,7,” ujar Nurasiah.
• Banda Aceh dan Aceh Besar Disterillkan, Petugas Gabungan Semprot 38,5 Ton Disinfektan
• Ini Harga Oppo Reno3 dan Daftar Seri Oppo Lainnya yang Dibanderol Akhir Maret 2020
• Pria Ini Tewas Dihajar Gegara Laporkan 2 Orang Tak Ikuti Prosedur Tes Corona, 7 Pelaku Ditangkap
Suaminya pun langsung dirujuk ke RS rujukan Covid-19 sebagai terduga Orang Dalam Pantauan (ODP).
Dengan berbekal surat rujukan, sesampainya di RS rujukan tersebut, sang suami justru dimasukkan ke ruang isolasi.
“Sampai di IGD Fatmawati dengan berbekal surat rujukan dari medika... Dengan besar harapan suami saya bisa cuci darah.. Tapi harapan itu nihil... suami saya langsung di masukkan ke ruang isolasi,” kata Nurasiah.
Ia menyebutkan suaminya tidak mempunyai riwayat bertemu orang positif Covid-19 dan suaminya sering menghabiskan waktu di rumah.
Nurasiah pun kecewa akan kejadian ini, ia mengaku jika pasien cuci darah sering mengalami demam.
“Perlu pak presiden tahu. Pasien cuci darah memang mudah demam. Tapi itu bukan berarti terinveksi viirus corona,” kata Nurisah.
Informasi terkini, sang suami Suhantono sudah berhasil keluar dari ruang isolasi dan akan segera dilakukan tindakan cuci darah.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/simulasi-penanganan-pasien-corona-di-rumah-sakit-lavalette-malang-jawa-timur.jpg)