UPDATE Corona di Indonesia, 4 April 2020: Pasien Positif Naik Jadi 2.092, 150 Sembuh, 191 Meninggal
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, mengungkapkan jumlah itu meningkat sebanyak 106 orang
SERAMBINEWS.COM - Jumlah pasien positif virus corona (COVID-19) di Indonesia naik menjadi 2.092 pasien, Sabtu (4/4/2020).
Juru Bicara Pemerintah untuk Penanganan Virus Corona, Achmad Yurianto, mengungkapkan jumlah itu meningkat sebanyak 106 orang, dari jumlah yang dilaporkan sebelumnya, Jumat (3/4/2020).
"Hari ini kami melakukan pendataan, Kita masih cukup berprihatin, pada hari ini masih terjadi penambahan kasus untuk konfirmasi positif sebanyak 106 kasus sehingga total menjadi 2.092 kasus konfirmasi positif dengan menggunakan pemeriksaan molekuler," tutur Yuri, dalam konferensi pers yang disiarkan secara langsung di kanal YouTube BNPB, Sabtu sore.
Sementara itu, kasus kematian akibat Covid-19 pun bertambah 10 orang, sehingga kini jumlah kasus kematian terhitung sebanyak 191 kasus.
• VIRAL Pasien Positif Corona Keluyuran Keliling Kota Naik Ojek, Dinas Kesehatan Ungkap Alasannya
• Begini Kondisi Perantau dari Luar dan Dalam Negeri Pulang ke Pidie Jaya, Ini Pengawasan Dilakukan
• Terpuji, Di Kampung ini Sediakan Kebutuhan Pokok Gratis Bagi yang Kesulitan Makan saat Wabah Corona
Kabar baiknya, Yurianto menyampaikan, terdapat 16 pasien yang dinyatakan sembuh, sehingga total pasien sembuh bertambah menjadi 150 orang.
Menurut data sebelumnya, jumlah pasien positif corona terhitung 1.986 pasien per 3 April 2020.
Sedangkan total pasien yang dinyatakan sembuh sebanyak 134 orang dan pasien yang meninggal dunia berjumlah 181 orang.
Lebih lanjut, Yuri menyampaikan, pemerintah telah melakukan pendorongan logistik berupa alat pelindung diri (APD) dan masker ke sejumlah daerah di Indonesia.
Ia menyebutkan, terdapat 5.000 hingga 7.000 APD yang disalurkan.
Sementara itu, jumlah masker yang disalurkan yaitu sekitar 20.000 hingga 150.000 masker.
"Kegiatan-kegiatan ini adalah bukti bahwa pemerintah berkepentingan dan sangat memperhatikan kebutuhan layanan di daerah, di semua lini pelayanan kesehatan," tegasnya.
Menurut Yuri, bantuan logistik tersebut tidak hanya disalurkan ke rumah sakit milik pemerintah saja namun juga ke berbagai rumah sakit swasta, klinik, hingga puskesmas.
• Yasonna Laoly Berencana Bebaskan para Koruptor dari Tahanan, Wakil Ketua KPK Malah Mendukung
• Ini yang Harus Dilakukan Agar Ponsel Terhindar dari Virus Corona
• Tanpa Takut, Faisal Basri Sebut Luhut Binsar Pandjaitan Lebih Berbahaya dari Virus Corona
Masyarakat Adalah Garda Terdepan Pemutus Rantai Penularan COVID-19
Dokter spesialis paru-paru RSUP Persahabatan, Dr. dr. Erlina Burhan Msc Sp. P (K), mengatakan memutus rantai penularan virus corona (COVID-19) sangat perlu dilakukan.
Ia pun menegaskan, garda terdepan dalam pemutusan rantai penularan virus corona ini adalah seluruh masyarakat.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/update-info-corona.jpg)