Breaking News:

Video

VIDEO - Kondisi Terkini Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong, Aceh Besar

hingga awal April 2020, atau tujuh bulan setelah groundbreaking, belum ada aktivitas ekspor impor di Pusat Logistik Berikat itu.

SERAMBITV.COM - Kawasan Industri Aceh (KIA) Ladong yang dilaunching pada Desember 2018 lalu, sempat berdenyut dengan masuknya perusahaan multimoda PT Trans Continent.

Perusahaan swasta nasional milik Ismail Rasyid, putra Matangkuli, Aceh Utara ini, melaksanakan groundbreaking (peletakan batu pertama) pertanda dimulainya investasi mereka di KIA Ladong, pada 31 Agustus 2019, atau hampir setahun setelah kawasan industri itu diluncurkan.

Namun, hingga awal April 2020, atau tujuh bulan setelah groundbreaking, belum ada aktivitas ekspor impor di Pusat Logistik Berikat itu.

Pada Jumat (3/4/2020) SerambiTV bersama CEO Trans Continent Ismail Rasyid berkesempatan melihat kondisi terkini kawasan industri yang digadang-gadang akan menjadi penggerak ekonomi Aceh ini.

Beberapa saat di lokasi, Sekda Aceh Taqwallah bersama Direktur PT Pembangunan Aceh (Pema) Zubir Sahim, serta sejumlah Kepala SKPA di lingkungan Pemerintah Aceh, juga datang ke lokasi.

Tiba di lokasi, Sekda Aceh Taqwallah menggelar rapat dadakan untuk mencari solusi agar kawasan berikat ini segera bergerak.

Ditemukan Bangkai Gajah di Peunaron, Diperkirakan Mati 2 Bulan Lalu

Pejabat Istana Saling Bantah di Tengah Corona, Ini Tanggapan Pengamat

Kabar Baik! Kapolresta Banda Aceh Izinkan Pedagang Buka Warung Kopi, Asalkan Ini

UPDATE Corona di Indonesia, 4 April 2020: Pasien Positif Naik Jadi 2.092, 150 Sembuh, 191 Meninggal

Sekda bersama Direktur Pema, para kepala SKPA, dan CEO Trans Continent juga ikut meninjau kesiapan lahan kawasan industri ini.

Amatan Serambinews.com, jalan di kompleks ini baru sebagian yang teraspal.

Selain itu terlihat juga sejumlah ternak masyarakat bermain dan mencari makan di lahan yang masih kosong, serta berteduh di sela-sela kontainer milik PT Trans Continent.

Sementara itu, PT Trans Continent telah mendatangkan reach stacker crane untuk mendukung operasional di KIA Ladong.

Hingga Jumat (3/4/2020), reach stacker crane dan beberapa kontainer beserta equipment milik PT Trans Continent disimpan di areal PT Pelindo I di Pelabuhan Krueng Raya, Aceh Besar.

Reach stacker crane adalah kendaraan berat yang digunakan untuk menangani kontainer kargo intermodal di terminal kecil atau pelabuhan berukuran sedang. 

Reach Stacker Crane mampu mengangkut kontainer jarak pendek dengan sangat cepat dan menumpuknya dalam berbagai baris tergantung pada aksesnya.

Penulis: Habibi
Editor: Amirullah
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved