Liga Inggris
Liverpool Dikritik Akibat Beri Cuti Kepada Karyawannya
Klub raksasa Liga Inggris, Liverpool, menuai banyak kritik setelah mengumumkan pemberian cuti kepada karyawannya
Maka, keputusan memberi cuti dan memanfaatkan program pemerintah dinilai kurang etis, mengingat Liverpool pasti sanggup membayar gaji karyawan.
• 15.472 Perusahaan PHK dan Rumahkan 139.288 Pekerja di Jakarta, Dampak Wabah Covid-19
Salah satu orang yang mengkritik tindakan itu adalah legenda Liverpool sendiri, Jamie Carragher.
Hal tersebut diungkapkan oleh Carragher melalui akun Twitter pribadinya.
"Juergen Klopp menunjukkan belas kasih kepada semua orang pada awal pandemi ini, pemain senior yang terlibat dalam Liga Inggris juga mengambil pemotongan upah," tulis Carragher.
"Namun, semua penghormatan dan itikad baik itu hilang karena ini, itu buruk @LFC," sambungnya.
Selain Carragher, koresponden sepak sola senior untuk The Independent, Melissa Reddy, juga menyampaikan kekecewaannya atas keputusan Liverpool tersebut.
"Ini sebuah langkah yang mengecewakan dari Liverpool," tulis Reddy dalam cuitannya.
• Mantan Walkot Subulussalam Merah Sakti Ungkap Kerisauannya Terkait Penanganan Covid-19
"Mereka mendapat penghasilan sebelum pajak sebesar 42 juta pound dan peningkatan omzet menjadi 533 juta pound pada 2018-19 dan dimiliki oleh seorang pria dengan kekayaan bersih di atas 2 miliar pound."
"Ini seakan menghilangkan semua kerja bagus yang sudah mereka lakukan selama krisis ini," tulis Melissa menambahkan.
Tak hanya Carragher dan Melissa saja yang mengkritik keputusan Liverpool mengistirahatkan karyawannya.
Tokoh-tokoh sepak bola Inggris juga turut menyampaikan kritik untuk kebijakan The Reds itu.(*)
• Beredar Video Abusyik Minta Maaf di Media Sosial, Sebelumnya Viral Virus Corona Senjata Biologis
Artikel ini telah tayang di Bolasport.com dengan judul Beri Cuti Karyawannya, Liverpool Justru Menuai Banyak Kritik
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/liverpool-juara-liga-champions-2018-2019.jpg)