Berita Aceh Besar
Anggota DPRA Minta Pemkab Aceh Besar Segera Tangani Jembatan Ambruk di Kuta Cot Glie
Jembatan yang juga tembus ke jalan Jantho-Lamno (Aceh Jaya) ini merupakan satu-satunya prasarana transportasi menuju ke kawasan tersebut.
Penulis: Jamaluddin | Editor: Jamaluddin
“Jembatan di lokasi tersebut harus segera dibangun kembali, sehingga akses masyarakat dua gampong (Siron Blang dan Siron Krueng) itu dapat terhubung kembali,” pinta politisi Partai Aceh (PA) yang akrab disapa Pak Cek, ini.
Laporan Jamaluddin I Banda Aceh
SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Ketua Komisi IV DPRA, Saifuddin Yahya SE, mengharapkan agar Pemkab Aceh Besar segera membangun kembali jembatan di Kemukiman Lamleuot, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar.
Sebab, jembatan darurat yang menghubungkan Desa Siron Blang dan Desa Siron Krueng, kemukiman setempat, Senin (6/4/2020) sore, ambruk dan hanyut dibawa banjir.
Akibatnya, kedua desa tersebut menjadi terisolasi.
Jembatan yang juga tembus ke jalan Jantho-Lamno (Aceh Jaya) ini merupakan satu-satunya prasarana transportasi menuju ke kawasan tersebut.
Harapan itu disampaikan Saifuddin Yahya, kepada Serambinews.com, seusai meninjau jembatan yang ambruk tersebut, Selasa (7/4/2020) siang.
• Jika Mudik Saat Corona, Ini Sanksi Bagi Aparatur Sipil Negara
Dalam kunjungan itu, Saifuddin Yahya didampingi Ketua Fraksi Partai Aceh (PA) DPRK Aceh Besar, Juanda Djamal, bersama dua aggotanya yaitu Zulfikri dan Gunawan, serta Azhari ST dari Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) I Aceh dan perwakilan masyarakat setempat.
“Jembatan di lokasi tersebut harus segera dibangun kembali, sehingga akses masyarakat dua gampong (Siron Blang dan Siron Krueng) itu dapat terhubung kembali,” pinta politisi Partai Aceh (PA) yang akrab disapa Pak Cek, ini.
Informasi yang diperoleh Serambinews.com, Selasa (7/4/2020), jembatan darurat yang terbuat dari batang kelapa tersebut ambruk akibat meluapnya air sungai di kawasan tersebut setelah wilayah Aceh Besar dan sekitarnya diguyur hujan deras disertai angin kencang hampir sepanjang hari pada Senin (6/4/2020).
Untuk diketahui, jembatan darurat tersebut dibangun pada Mei 2019.
Jembatan sepanjang 63 meter ini dikerjakan dalam waktu sekitar satu bulan dengan total anggaran Rp 291 juta.
• Soal Larangan Tarawih di Masjid, Kanwil Kemenag Aceh: Masyarakat Boleh Ikut Keputusan Daerah
Jembatan darurat itu dibangun untuk mengganti jembatan gantung sebelumnya yang juga putus akibat diterjang banjir pada akhir 2018 lalu.
“Kondisi jembatan Siron sudah lama dikeluhkan oleh masyarakat.
Sebab, selama ini kedua gampong tersebut (Siron Blang dan Siron Krueng) hanya dihubungkan oleh satu jembatan gantung.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tinjau-jembatan-darurat-di-kemukiman-lamleuot-kecamatan-kuta-cot-glie-aceh-besar.jpg)