Kamis, 30 April 2026

Berita Aceh Besar

Anggota DPRA Minta Pemkab Aceh Besar Segera Tangani Jembatan Ambruk di Kuta Cot Glie

Jembatan yang juga tembus ke jalan Jantho-Lamno (Aceh Jaya) ini merupakan satu-satunya prasarana transportasi menuju ke kawasan tersebut.

Tayang:
Penulis: Jamaluddin | Editor: Jamaluddin
FOTO KIRIMAN M RA CIKBOY
Ketua Komisi IV DPRA, Saifuddin Yahya SE dan rombongan, Selasa (7/4/2020) siang, meninjau jembatan darurat di Kemukiman Lamleuot, Kecamatan Kuta Cot Glie, Aceh Besar, yang ambruk dan hanyut dibawa banjir, Senin (6/4/2020) sore. 

Saat jembatan gantung ambruk, dibangun jembatan darurat dari batang kelapa oleh BPBD (Badan Penanggulangan Bencana Daerah) Aceh Besar.

MPU Aceh Tidak Sependapat dengan Menag Soal Larangan Tarawih di Masjid, Ini Alasannya

Tapi, sekarang jembatan darurat itu ambruk lagi, sehingga akses masyarakat Desa Siron Blang dan Siron Krueng menjadi terputus,” jelas Pak Cek.

Menurut Saifuddin, pihaknya meninjau jembatan itu karena ada harapan besar dari masyarakat Kemukiman Lamleuot agar di tempat tersebut tidak lagi dibangun jembatan darurat, tapi yang permanen.

Sebab, detail engineering design (DED) jembatan permanen sudah siap.

“Jadi, saya sebagai Ketua Komisi IV DPRA akan mengawal agar ke depan dapat dibangun jembatan permanen sesuai DED yang sudah ada,” janji Pak Cek.

TNI-Polri dan ASN Golongan I, II, dan III Tetap Dapat THR dan Gaji Ke-13

Setelah mendapat laporan dari masyarakat, kata Saifuddin Yahya, dirinya langsung menghubungi Kepala BPJN I Aceh.

“Dorongan secara politik perlu juga dilakukan.

Karena itu, secepatnya saya komunikasikan juga dengan anggota Forbes DPR-RI supaya ada dukungan agar pembangunan jembatan tersebut secepatnya direalisasikan,” ungkap anggota DPRA dari daerah pemilihan (dapil) 1 ini.

Pada kesempatan itu, Saifuddin Yahya, juga meminta kepada Fraksi Partai Aceh (PA) DPRK Aceh Besar, untuk mengomunikasikan masalah tersebut ke Bupati Aceh Besar.

Ketua Fraksi PA DPRK Aceh Besar, Juanda Djamal, memastikan, pihaknya akan segera berkomunikasi dengan Bupati Aceh Besar agar dapat menindaklanjuti permintaan Ketua Komisi IV DPRA dan Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) I Aceh.

Sementara itu, Azhari ST dari BPJN I Aceh, mengatakan, agar jembatan permanen di lokasi tersebut bisa segera dibangun, perlu ada dorongan dari Pemkab Aceh Besar dengan menyampaikan laporan kejadian terbaru sekaligus sebagai lanjutan dari surat Bupati tahun lalu ke Pemerintah Pusat.

Pelaksanaan Seleksi Sekolah Kedinasan Tahun 2020 Ditunda

“Surat ditujukan ke Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) dengan tembusan ke Direktorat Jenderal Bina Marga dan Balai Pelaksanaan Jalan Nasional I Aceh.

Sehingga, kami bisa mengajukan surat usulan pembangunan jembatan tersebut ke Jakarta,” ujar Azhari. (*)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved