Update Corona di Aceh Barat

Kuliah Daring, UTU Subsidi Kuota Internet untuk Mahasiswa

Universitas Teuku Umar (UTU) telah menerapkan perkuliahan daring sebagai upaya pencegahan Covid-19. Metode kuliah jarak jauh ini diterapkan sejak...

SERAMBINEWS.COM/SA'DUL BAHRI
Rektor UTU Meulaboh, Prof Dr Jasman J Makruf SE MBA. 

Laporan Sa’dul Bahri | Aceh Barat

SERAMBINEWS.COM, MEULABOH - Universitas Teuku Umar (UTU) telah menerapkan perkuliahan daring sebagai upaya pencegahan Covid-19. Metode kuliah jarak jauh ini diterapkan sejak 16 Maret 2020 dan akan berakhir pada 29 Mei 2020 mendatang.

Kebijakan tersebut sesuai dengan Surat Edaran Rektor Nomor 04/UN59/KP.11.00/2020, kemudian diperpanjang dengan Surat Edaran Rektor  Nomor 5 /UN.59/KP.11.00/2020.

Dalam mendukung pelaksanaan perkuliahan daring, UTU akan memberikan bantuan berupa paket internet bagi seluruh mahasiswanya. UTU memberlakukan sistem kuliah online untuk mencegah penyebaran virus corona atau Covid-19, maka pembelajaran daring diimplikasikan melalui kuliah online, ujian tengah semester, ujian akhir semester bahkan tahapan ujian tugas akhir atau skripsi.

Rektor UTU, Prof Dr Jasman J Ma'ruf, Jumat (10/4/2020) mengatakan, bantuan paket internet tersebut akan dikirimkan ke nomor telepon mahasiswa yang tercantum di Sistem Akademik (Siakad) UTU.

Lebih lanjut kata Prof Jasman melanjutkan bahwa pemberian bantuan pulsa ini bertujuan untuk menunjang pembelajaran daring, dan sejak 16 Maret 2020, UTU mengubah pembelajaran dari direct learning menjadi daring karena pandemi Covid-19.

Sistem pembelajaran daring ini tentu memerlukan banyak fasilitas yang diakses menggunakan internet, oleh karena itu pimpinan UTU menginisiasi perlunya bantuan atau subsidi paket internet untuk proses pembelajaran daring.

Disebutkan, paket internet sebesar 8 GB akan ditransfer secara bertahap yang berlangsung sejak, Kamis (16/4/2020), dan saat ini, pihak akademik sedang melakukan registrasi atau update nomor telepon mahasiswa melalui ketua program studi masing-masing.

Ia menambahkan, bahwa jangka waktu pemberian bantuan ini disesuaikan dengan perkembangan pandemi Covid-19, dan untuk tahap awal hingga bulan Mei 2020 mendatang. Tapi, seandainya Mei 2020 belum berakhir maka pemberian bantuan paket internet, akan diperpanjang hingga waktu yang belum ditentukan.

“Apabila pandemi sudah berakhir, maka pembelajaran akan kembali lagi menggunakan sistem tatap muka. Kami menyesuaikan saja dengan keadaan,” jelasnya.

Halaman
12
Penulis: Sa'dul Bahri
Editor: Jalimin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved