Senin, 13 April 2026

Update Corona di Aceh

Direktur RSUDZA Minta Masyarakat Tidak Senang Dulu Meski Pasien Covid-19 Aceh Sembuh

Pihak RSUDZA Banda Aceh kemarin mengonfirmasi, satu lagi pasien yang sebelumnya positif Covid-19 dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang

Penulis: Subur Dani | Editor: Muhammad Hadi
SERAMBINEWS.COM/ SUBUR DANI
Direktur RSUZA, Dr dr Azharuddin SpOT-(K) Spine FICS memberi keterangan kepada awak media, seusai peninjauan ruang khusus perawatan pasien corona virus bersama Anggota Komisi V DPRA di RSUZA, Selasa (28/1/2020). 

Laporan Subur Dani | Banda Aceh

SERAMBINEWS.COM, BANDA ACEH - Pihak Rumah Sakit Umum Daerah dr Zainoel Abidin (RSUDZA) Banda Aceh kemarin mengonfirmasi, satu lagi pasien yang sebelumnya positif Covid-19 dinyatakan sembuh dan diizinkan pulang.

Dari lima orang yang dinyatakan positif, empat orang di antaranya dinyatakan sembuh dan satu meninggal beberapa pekan lalu.

Direktur RSUDZA, Dr dr Azharuddin Sp.OT K-Spine FICS mengatakan, hingga saat ini, tidak ada lagi pasien positif Covid-19 yang dirawat di RSUDZA, artinya saat ini Aceh nol pasien positif virus mematikan tersebut.

Pantauan Serambinews.com pada web Dinas Kesehatan Aceh https://dinkes.acehprov.go.id/, update hingga pukul 15.00 Senin (13/4/2020), tidak ada penambahan kasus Covid-19 Aceh.

Pemkab Pidie Tidak Larang Warga Mudik, Bagaimana Dengan Shalat Tarawih?

Dalam tabel tersebut tertera, orang dalam pemantauan (ODP) hingga kemarin sebanyak 1.386.

Sedangkan pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 56 orang, dengan rincian 3 masih dirawat, pulang dan sehat 52 orang, dan meningga satu orang.

Sedangkan pasien yang positif sebanyak 5 orang, empat dinyatakan sembuh, dan 1 meninggal dunia. Artinya, tidak ada penambahan kasus hingga hari ini.

Tukang Becak Mohon Keringanan Pembayaran Kredit, Pendapatan Menurun Akibat Covid-19

Namun begitu, dr Azharuddin tetap meminta masyarakat untuk tidak senang terlebih dulu terhadap kondisi yang mengembirakan tersebut.

"Jangan terlalu senang dulu, karena belum dinyatakan virus itu sudah reda.

Mungkin pergerakannya tidak sama, jangan-jangan kita sekarang tenang-tenang dulu, belum sampai gilirannya.

Jakarta kan sedang tinggi-tingginya, reda di sana, jangan-jangan polanya mengalir ke sini.

Tapi kita tetap berharap agar semuanya reda," kata Azharuddin kepada Serambinews.com.

Oleh karena itu, Azharuddin mengharap masyarakat untuk tetap waspada dan patuh pada imbauan pemerintah, seperti tidak keluar rumah, mencuci tangan, pakai masker (jika ke luar rumah), social distancing, dan lain-lain.

Tiga Unit Rumah di Abdya Terbakar, Diduga Api dari Kompor Gas yang Lupa Dimatikan

"Saban waktu kita harus tetap waspada, karena virus ini belum reda dan belum dinyatakan reda oleh pemerintah," katanya.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved