Corona Serang Dunia
Pasar Sumber Wabah Virus Dibuka, Sejumlah Negara Lontarkan Kritikan
Pasar-pasar tradisional, supermarket dan restoran di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina mulai dibuka kembali, seusai karantina dicabut oleh pemerintah.
SERAMBINEWS.COM, WUHAN - Pasar-pasar tradisional, supermarket dan restoran di Wuhan, Provinsi Hubei, Cina mulai dibuka kembali, seusai karantina dicabut oleh pemerintah.
Sejumlah negara melontarkan kritikan keras atas pembukaan pasar yang telah menjadi sumber wabah virus Corona di seluruh dunia.
Pasar di Wuhan telah mendapatkan kecaman, karena virus corona terus mengamuk di dunia, dengan penyakit yang tampaknya muncul dari kios-kios yang menjual binatang liar di Wuhan akhir tahun lalu.
• Pemuda Afrika Diburu di Cina, Diusir dari Rumah, Jadi Gelandangan
Tetapi, Pemerintah Cina telah melarang penjualan satwa liar untuk makanan, tetapi pembukaan kembali pasar juga menuai kritik dari seluruh dunia ketika jumlah korban tewas akibat pandemi terus meningkat.
Ditutup selama karantina panjang hingga 8 April 2020 , pasar kota itu masih berjuang untuk bertahan hidup karena belum banyak warga yang datang untuk membeli.
"Tidak ada pertanyaan lagi, kami akan ditakdirkan seperti ini dalam tahun ini," kata penjual rempah-rempah Yang, yang mengelola sebuah kios di pasar grosir besar Baishazhou, kepada AFP, Kamis (16/4/2020).
"Tidak pernah ada begitu sedikit orang di pasar kami,” katanya. Yang, yang penjualannya turun sepertiga dari sebelum penutupan, menolak kritikan terhadap pasar dengan alasan tidak perlu panik dengan virus Corona.
Satu pasar tetap ditutup yaitu Pasar Makanan Laut Huanan yang menjual berbagai satwa liar yang eksotis dan diduga merupakan tempat lahirnya virus yang melompat dari hewan ke manusia.
• Cegah Virus Corona, Begini Cara Tukang Cukur Rambut di Cina Layani Pelanggan
Pasar basah merupakan tempat populer untuk membeli daging segar, sayuran, dan ikan di seluruh Asia, yang paling banyak menjual hasil bumi kepada penduduk setempat dengan harga terjangkau.
Sebagian besar tidak menjual hewan hidup, meskipun ada juga yang melakukannya.
Selama kunjungan ke tiga pasar Wuhan dalam pekan ini, wartawan AFP melihat penyu, katak, ikan, dan udang dijual, tetapi tidak ada unggas atau mamalia yang dipersalahkan atas sumber penyakit itu.
Pekerja di Baishazhou mengatakan mereka diharuskan untuk mendisinfeksi kios beberapa kali sehari dan menyimpan beberapa botol desinfektan di samping sekotak masker.
Namun, Perdana Menteri Australia, Scott Morrison mengatakan keputusan untuk membuka kembali pasar basah Wuhan sangat tidak terduga.
"Kita perlu melindungi dunia dari sumber wabah virus ini," katanya kepada TV Australia.
Spesialis medis top pemerintah AS, Anthony Fauci, mengatakan kepada Fox News awal bulan ini bahwa pasar basah di Wuhan harus ditutup kembali.
• Korea Selatan Menjadi Negara Terbesar Kedua Setelah Cina yang Terjangkit Virus Corona
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pasar-wuhan.jpg)