Breaking News:

Virus Corona Serang Dunia

Muadzin Senior Masjidil Haram Sedih Melihat Ka’bah Sepi, "Hati Kami Menangis"

Namun, bulan Ramadhan tahun ini umat muslim harus menyambut Ramadhan dengan suasana yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya.

Editor: Faisal Zamzami
AFP/File/-
Pandemi COVID-19, telah meninggalkan area yang penuh sesak di sekitar Ka'bah kosong. 

Sebagai muadzin yang selalu menyuarakan panggilan salat atau biasa disebut adzan , Ali Mulla merasa sedih karena tidak bisa melihat area Ka’bah ramai oleh umat muslim yang akan menjalankan ibadah seperti biasanya.  

“Kami terbiasa melihat masjid penuh sesak dengan orang-orang di sepanjang waktu,” tambahnya.

Biasanya area Ka’bah selalu menjadi tempat paling ramai untuk berkumpulnya umat muslim dari seluruh dunia yang ingin menjalankan ibadah dan memanjatkan doa.

Area ubin di sekitar Ka’bah yang biasanya penuh tertutup oleh puluhan ribu orang kini ubin putih itu bisa terlihat dengan jelas.

Sudah beberapa minggu terakhir kondisi ini terjadi di Mekkah.

Dampak lain dari pembatasan ini juga dirasakan oleh para pedagang di sekitar Mekkah.

Biasanya saat menjelang Ramadhan banyak orang berbelanja tapi saat ini banyak orang memilih membelanjakan uangnya untuk membeli barang kebutuhan karantina.

Seperti membeli masker dan alat pelindung lainnya.

Diketahui, pemerintah Arab Saudi memperpanjang larangan salat berjamaah di Masjidil Haram dan Masjid Nabawi selama bulan Ramadhan tahun ini.
 
Langkah itu ditempuh pemerintahan Raja Salman bin Abdulaziz Al Saud guna membendung penyebaran virus Corona Covid-19.

Iktikaf di dalam masjid untuk beribadah juga tidak diperbolehkan.

Halaman
1234
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved