Rumor Kim Jong Un

Intelijen AS dan Korsel tak Percaya Rumor Kim Jong Un Meninggal

Gambar dari satelit pemantauan Korea Utara yang berbasis di Washington menunjukkan, kereta yang diduga milik Kim Jong Un terparkir di Wonsan, sebuah k

Editor: Ansari Hasyim
AFP/KCNA VIA KNS/STR
Gambar yang diambil pada 9 Maret 2020, dan dirilis pada 10 Maret 2020 oleh kantor berita Korea Utara KCNA, memperlihatkan Pemimpin Korea Utara Kim Jong Un melihat latihan serangan gabungan di lokasi yang dirahasiakan.(AFP/KCNA VIA KNS/STR) 

SERAMBINEWS.COM - Agen intelijen AS (Amerika Serikat) dan Korea Selatan tidak memercayai kabar Kim Jong Un meninggal dunia.

Menurut pemberitaan The Washington Post yang dilansir Business Insider Minggu (26/4/2020), 3 pejabat pemerintah yang akrab dengan hal ini mengatakan, intelijen Korsel dan AS percaya Kim Jong Un masih hidup.

Gambar dari satelit pemantauan Korea Utara yang berbasis di Washington menunjukkan, kereta yang diduga milik Kim Jong Un terparkir di Wonsan, sebuah kota di pesisir pantai Korea Utara. 38north.org mengatakan, kereta api itu terlihat di Wonsan pada 21 dan 23 April.

VIDEO - Abrasi Pantai Ujong Kalak Aceh Barat Kian Parah, Ancam Badan Jalan dan Rumah Warga

Bupati HM Jamin Idham Minta Camat Awasi Penggunaan Dana Desa untuk Cegah Covid-19 di Nagan Raya

"Kami mengetahui Kim Jon Un berada di Wonsan minggu ini," kata seorang pejabat intelijen Korsel.

"Adanya kereta tidak membuktikan keberadaan pemimpin Korea Utara atau menunjukkan apa pun tentang kesehatannya, tetapi itu memberikan bobot pada laporan bahwa Kim tinggal di pantai timur negara itu," menurut laporan 38north.

Spekulasi merebak tentang kondisi Kim Jong Un sejak ia melewatkan perayaan ulang tahun kakeknya, Kim Il Sung, pada 15 April.

Kim Il Sung juga berstatus pendiri Korea Utara. Media pemerintah Korea Utara melaporkan, Kim Jong Un menghadiri latihan militer dan pertemuan pemerintah beberapa hari sebelumnya, tapi sejak itu keberadaannya menjadi misteri.

Pada Sabtu (25/4/2020), ia melewatkan HUT Tentara Korea Utara, yang memicu gelombang spekulasi baru.

Seorang pejabat senior Pentagon mengatakan kepada Newsweek bahwa absennya Kim Jong Un di acara-acara publik dan adanya kereta api di resor memberi kredibilitas pada rumor bahwa dia sakit.

Kemudian pada Jumat (24/4/2020) Reuters memberitakan, China telah mengirim sekelompok dokter ke Korea Utara untuk memberi perawatan medis pada kakak Kim Yo Jong tersebut. Namun Reuters juga melaporkan, "tidak bisa segera menentukan apa yang ditunjukkan dari perjalanan tim China soal kesehatan Kim."(*)

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Rumor Kim Jong Un Meninggal, Intelijen AS dan Korsel Tidak Percaya", 

Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved