Ramadhan 1441 Hijriah
Ini Lima Makanan Sahur agar Lebih Lama Kenyang saat Berpuasa
Oleh karena itu, asupan makanan selama puasa pun harus diperhatikan untuk meraih tujuan kesehatan dari berpuasa.
Oleh karena itu, asupan makanan selama puasa pun harus diperhatikan untuk meraih tujuan kesehatan dari berpuasa.
SERAMBINEWS.COM - Beberapa penelitian menyebut puasa Ramadhan bisa menurunkan berat badan, meski berat badan akan bertambah drastis setelah Ramadan.
Demikian dikutip Tribunnews.com dari nutrition.org.uk.
Oleh karena itu, asupan makanan selama puasa pun harus diperhatikan untuk meraih tujuan kesehatan dari berpuasa.
Banyak orang yang mengutamakan menu saat bersahur berdasarkan kuantitas, bukan kualitas.
Padahal makanan dalam jumlah besar belum tentu lebih baik untuk mengganjal perut selama berpuasa.
• Ini Penampakan Jersey Timnas Indonesia Terbaru, Anti Bakteri dengan Harga Rp 789 Ribu Sehelai
• Ini Empat Resep Makanan untuk Sahur yang Mudah Dimasak dan Praktis
• Inna Lillahi - Wali Kota Tanjungpinang H Syahrul Meninggal Dunia Karena Corona, Istri Juga Positif
Bisa jadi makanan dengan kuantitas banyak hanya akan memberi efek kenyang jangka pendek.
Dampaknya, Anda akan mudah lapar saat berpuasa atau makan dengan rakus saat berbuka.
Selama berpuasa, Anda menadapatkan asupan nutrisi dari hidangan sahur Anda.
Makanan untuk sahur haruslah yang mengandung banyak air dan berserat tinggi yang mengenyangkan serta lama dicerna.
Berikut contoh makanan berserat yang baik untuk sahur:
1. Oats
Oats terbuat dari gandum utuh dan mudah Anda temukan di toko terdekat.
Biasanya Anda akan menemui oats instan dalam kemasan sachet yang tinggal diseduh dan menjadi bubur.
Selain air putih hangat, Anda bisa mengencerkan oats dengan susu segar atau yogurt.
Oats yang mengandung serat tinggi bisa Anda tambahkan buah atau kacang sebagai topping agar lebih menyehatkan.
2. Sereal
Sereal biasanya juga mengandung serat tinggi seperti oats.
Sereal juga diperkaya dengan vitamin dan mineral yang memberikan nutrisi tambahan.
Jika dikonsumsi dengan susu, Anda juga bisa mendapat manfaat seperti kalsium, yodium, dan Vitamin B.
3. Nasi
Makanan yang terbuat dari unsur beras seperti nasi juga mengandung serat tinggi.
Untuk lauk, usahakan jangan mengombinasikan nasi dengan makanan yang terlalu asin karena bisa membuat Anda mudah haus.
Anda juga bisa bereksperimen dengan hidangan lain yang terbuat dari tepung beras seperti puding.
4. Yogurt
Yogurt bisa Anda tambahkan untuk menu penutup saat sahut.
Yogurt mengandung nutrisi seperti potrein, kalsium, yodium, dan vitamin B.
Andajuga bisa mengombinasikannya dengan sereal dan buah seperti contoh sebelumnya.
5. Roti
Pilihlah makanan yang terbuat dari gandum lantaran mengandung banyak serat.
Hindari menggabungkan roti dengan makanan asin seperti keju keras atau daging olahan.
Anda bisa mencoba selai kacang, keju lunak, atau buah pisang.
Karena roti cukup kering, pastikan Anda minum banyak air untuk membuat cairan tubuh Anda stabil. (Tribunnews.com/ Ifa Nabila)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/resep-menu-sahur-mudah-diolah.jpg)