Minggu, 19 April 2026

Berita Subulussalam

BKSDA Aceh Gagal Rekam Harimau Sumatera yang Berkeliaran di Subulussalam

Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Subulussalam belum berhasil mendeteksi Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)...

Penulis: Khalidin | Editor: Jalimin
Capture Video Pekerja Sawit
Harimau sumatera (Panthera Tigris Sumatrae) terekam kamera ponsel karyawan perusahaan, Senin (20/4/202) petang di areal perkebunan kelapa sawit PT Asdal Prima Lestari di Desa Lae Langge, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam. 

Laporan Khalidin I Subulussalam

SERAMBINEWS.COM, SUBULUSSALAM – Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Wilayah II Subulussalam belum berhasil mendeteksi Harimau Sumatera  (Panthera Tigris Sumatrae) yang berkeliaran di areal perkebunan kelapa sawit Desa Lae Langge, Kecamatan Sultan Daulat. Hal itu disampaikan Kepala Seksi Wilayah II BKSDA Subulussalam, Hadi Sofyan kepada Serambinews.com Rabu (29/4/2020).

Menurut Hadi, pihaknya sudah menurunkan tim ke lokasi penampakan harimau sumatera sejak minggu lalu untuk memonitor dan memasang camera trap. Namun, sejauh ini BKSDA belum berhasil mengidentifikasi sang harimau.

Enam kamera trap yang dipasang di lokasi terkait gagal merekam hewan dilindungi ini. Adapun  video yang menampilkan penampakan harimau di kebun kelapa sawit, menurut Hadi, bukan dari tim BKSDA melainkan rekaman karyawan perkebunan.

Dalam hal ini, BKSDA kata Hadi berencana akan menambah  pemasangan kamera trap di lokasi yang dilintasi harimau tersebut. Sejauh ini BKSDA telah memasang enam unit kamera trap di areal perkebunan Desa Bawan yang selama ini menjadi lintasan harimau namun gagal merekam.

“Video yang beredar itu diambil oleh karyawan PT ISP, yang areal perkebunannya berbatasan langsung dengan kawasan hutan produksi bang,” ujar Hadi

Menurut Hadi, pemasangan kamera trap penting guna mengidentifikasi harimau terkait. BKSDA, kata Hadi tidak bisa serta merta menangkap sang harimau. Dengan teridentifiksinya harimau terkait, BKSDA selanjutnya melakukan pengusiran dengan menurunkan pawang yakni Syarwani Sabi alias Kakek Carwani.

Begini Cara Pemain Persiraja Rezham Baskoro Latihan di Rumah, Saat Ramadhan dan di Tengan Corona

Bupati dan Anggota DPRK Bener Meriah tak Berhak Bantuan Ketahanan Pangan Rp 500 Ribu Per KK  

Terlibat Balapan Liar di Tepi Pantai Sigli, 81 Remaja Bersama Sepeda Motor Diamankan Polisi  

Secara terpisah, Camat Sultan Daulat, Rahmat Fadli mengakui jika harimau masih berkeliaran di wilayah Desa Bawan. Namun sejauh ini sang harimau belum ada membahayakan termasuk ternak warga. Pun demikian di Desa Darul Makmur yang tiga pekan lalu sempat beberapa kali muncul dan memangsa ternak kambing warga. Saat ini, menurut Camat Rahmat sang harimau itu tidak muncul lagi.

Sebagaimana diberitakan satu ekor Harimau Sumatera  (Panthera tigris sumatrae) yang berkeliaran di dekat permukiman penduduk kembali terekam kamera phosel. Harimau tersebut direkam dengan kamera phonsel warga di areal perkebunan kelapa sawit Desa Lae Langge, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.

Dalam video yang beredar Rabu (29/4/2020) tampak seekor harimau yang sempat lari lalu mengendap. Lokasi penampakan harimau hanya terpaut beberapa meter dari jalan yang dilintasi warga setempat. Bahkan saat direkam tampak beberapa warga melintas dengan sepeda motor.”Waduh-waduh… macam mau nerkam, waduh…, gak ah,” demikian kata yang keluar dari perekam ketika melihat gelagat harimau seperti mau menerkam.

Sementara tak jauh dari harimau terdapat warga mengendarai sepeda motor bersama anak dan istri. Beruntung, harimau yang berdiri dengan posisi semacam mau menerkam kembali duduk. Kemudian perekam berteriak ke arah pengendara menyampaikan adanya harimau.”Pak, harimau itu,” teriak perekam.

Pemkab Nagan Raya Pesan 1.000 Rapid Test Covid-19

Desa Diminta Alokasikan BLT, 294 Desa di Aceh Timur Tunda Pencairan DD Tahap I  

Sang perekam menyampaikan kalau mereka sejak beberapa waktu sudah menunggu di dekat harimau. Terjadi percakapan seorang perempuan dari arah pengendara menanyakan ke perekam. Pengendara ini pun disuruh lewat dan menancap gas sepeda motornya.”Harimau pak, harimau itu. Lewat aja. Awas, itu ada harimau kau lewat aja uuu itu harimau,” demikian antara lain percakapan dalam video yang beredar dari pesan whatsapp.

Hingga berita ini disusun belum diperoleh siapa perekam penampakan harimau ini. Sumber Serambinews.com mengatakan jika dia mendapat rekaman dari salah seorang staf tim Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) yang turun ke lokasi sejak minggu lalu. Namun sejauh ini wartawan belum mendapat video dari pemiliknya.

Sebelumnya, Harimau sumatera  (Panthera tigris sumatrae)  kembali membuat geger masyarakat Sultan Daulat, Kota Subulussalam karena muncul ke dekat permukiman penduduk. Ini terjadi Senin (20/4/2020) petang lalu seekor harimau sumatera muncul di areal perkebunan kelapa sawit PT Asdal Prima Lestari di Desa Lae Langge, Kecamatan Sultan Daulat, Kota Subulussalam.

Camat Sultan Dauat, Rahmat Fadly yang dikonfirmasi Serambinews.com membenarkan penampakan seekor harimau sumatera di areal perkebunan kelapa sawit.

Viral, Kisah Dokter Harus Lewati Dua Gunung dan Seberang Sungai Demi Merawat Seorang Anak

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved