Rabu, 3 Juni 2026

Ramadhan 1441 H

Saat Ramadan Pintu Neraka Ditutup, Setan Diikat, Mengapa Masih Ada Kemaksiatan? Ini Kata Ulama

Kerap kita dengar salah satu tanda kemuliaan di bulan Ramadhan ditandai dengan dibelenggunya setan dan dibukanya pintu surga dan ditutup pintu neraka

Tayang:
Editor: Amirullah
AFP/Mahmoud ZAYYAT
Warga melepaskan lentera ke udara untuk merayakan datangnya bulan suci Ramadhan di luar sebuah masjid di Sidon, Lebanon, Kamis (23/4/2020). 

Oleh karena itu, setan seolah-olah dibelenggu sehingga intensitas mereka menggoda manusia menjadi berkurang, berbeda dengan yang mereka lakukan pada bulan selain Ramadhan.

Sedangkan As-Sindi dalam Hasyiyah-nya untuk Sunan an-Nasa’i mengatakan bahwa hadis ‘setan dibelenggu’ tidak berarti meniadakan segala bentuk maksiat. Karena maksiat tidak selalu berasal dari setan saja, namun bisa muncul dari pengaruh jiwa yang buruk dan jahat.

Pendapat lain menyebutkan bahwa yang dibelenggu tidak semua setan. Tapi hanya setan kelas kakap (maradatul jin). Sementara setan-setan lainnya masih bisa bebas.

Jikalau kita temui dosa-dosa yang dilakukan pada bulan ini, maka itu karena bisikan dari setan-setan kelas biasa tersebut.

Terlepas dari berbagai pemaknaan kalimat tersebut, alangkah baiknya jika kita senantiasa meningkatkan ibadah pada bulan yang agung ini sebagai upaya mendekatkan diri kepada-Nya.

Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Pintu Neraka Ditutup, Setan Dibelenggu Saat Ramadan, Mengapa Masih Ada Kemaksiatan? Ini Kata Ulama

Sumber: Tribunnews
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved