Kepatuhan Masyarakat jadi Kunci Sukses Penanganan Corona
Taiwan merupakan daerah paling berisiko terpapar Covid-19 di luar daratan Cina, karena kedekatannya, ikatan, dan hubungan transportasi
Lina mewakili mahasiswa Aceh lainnya di Taiwan, juga mempertanyakan program bantuan Pemerintah Aceh kepada mahasiswa di luar negeri. "Ya teman-teman mahasiswa mempertanyakan informasi (rencana bantuan Pemerintah Aceh kepada mahasiswa di luar negeri dalam menghadapi wabah Corona," ujarnya.
Sepengetahuan Lina, jumlah mahasiswa asal Aceh di Taiwan sebanyak 31 orang. Mereka berkomunikasi lewat layanan grup WhatsApp, mempertanyakan rencana Pemerintah Aceh tersebut.
Pemerintah Aceh sebelumnya memang mengumumkan akan menyalurkan bantuan kepada para mahasiswa Aceh yang berada di luar daerah dan luar negeri yang terdampak Covid-19 (Corona). Besaran bantuan yang diberikan mulai dari Rp 1 juta untuk mahasiswa yang berada di luar Aceh (dalam negeri) dan Rp 2,5 juta untuk mahasiswa yang berada di luar negeri.
"Dana bantuan itu akan dikirimkan langsung melalui nomor rekening masing-masing mahasiswa," kata Asisten II Sekretariat Daerah (Setda) Aceh, H T Ahmad Dadek kepada Serambi, Senin (27/4/2020).
Untuk mahasiswa Aceh yang berada di luar negeri, Dadek mengatakan, baru dari Sudah yang mengusulkan permohonan bantuan. Di negeri timur laut benua Afrika ini tercatat ada sebanyak 98 mahasiswa Aceh yang sedang menuntu ilmu. "Sedangkan di luar Aceh (dalam negeri) yang sudah tercatat sebanyak 343 orang," imbuhnya.(dede rosadi)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/national-taiwan-university-of-science-and-technology.jpg)