Breaking News

Tragedi Simpang KKA

Mengenang 21 Tahun Tragedi Simpang KKA, Begini Kronologis Versi Catatan Serambi Hingga Rekaman Video

Tragedi berdarah yang merenggut puluhan nyawa sipil ini merupakan imbas dari konflik Aceh kala itu.

Editor: Mursal Ismail
DOK. SERAMBI INDONESIA
Kliping koran Harian Serambi Indonesia edisi Selasa 4 Mei 1999. 

Pemeriksaan yang dilakukan oleh massa menurut keterangan untuk mencari prajurit TNI yang hilang tersebut.

Jika ada TNI yang lewat akan diminta turun.

Tapi sejauh proses pencarian itu, belum ada yang ditemukan oleh warga.

Dilaporkan, kerumunan masyarakat semakin bertambah ramai hingga  siang harinya.

Formasi kerumunan yang dibentuk pada saat itu ialah kaum wanita dan anak-anak di barisan depan.

Sedangkan segerombolan kaum pria berada dibelakangnya.

Penembakan Masyarakat Sipil

Pada pukul 11.00 WIB Senin (3/5/2020), terlihat enam truk yang mengangkut rombongan massa dilaporkan datang dan berkumpul di Lapangan Bola Kaki Krueng Geukueh.

Tepatnya persis di antara pabrik pupuk PT AAF dan PT PIM.

Rombongan itu bergabung dengan warga Krueng Geukueh sekitarnya hingga mencapai ribuan jumlahnya.

Mereka kemudian bergerak menuju simpang PT KKA, dan dihadang oleh pasukan tentara dari Yonif 113  yang sudah berada di sana.

Tidak terjadi bentrok antara masyarakat dan aparat yang menggendong senjata di bahunya kala itu.

Massa diminta bubar oleh satuan Yonif 113.

Saat dialog antar mereka sedang berlangsung, dari arah berlawanan muncul satu truk tentara dari satuan lainnya ke lokasi.

Menurut pengakuan warga, dari truk yang tiba tersebut muncul lemparan batu yang diarahkan ke masyarakat.

Halaman
1234
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved