Rabu, 15 April 2026

Luar Negeri

Saudi Perketat Anggaran, Kota Industri Dammam Dikarantina

Kerajaan Arab Saudi membuka semua opsi dalam menghadapi tantangan perekonomian, dampak virus Corona, terutama memperketat pengeluaran.

Editor: M Nur Pakar
AFP/File
Menteri Keuangan Arab Saudi, Mohammed Al-Jadaan 

SERAMBINEWS.COM, JEDDAHKerajaan Arab Saudi membuka semua opsi dalam menghadapi tantangan perekonomian, dampak virus Corona, terutama memperketat pengeluaran.

Salah satunya, menutup total Dammam, kota industri di Arab Saudi mulai Minggu (3/5/2020).

Menteri Keuangan (Menkeu) Saudi Mohammed Al-Jadaan, Sabtu (2/5/2020) mengatakan tantangan perekonomian sangat besar, baik Arab Saudi maupun dunia, tetapi tidak akan selesai dalam waktu bersamaan.

“Arab Saudi akan mengambil langkah tegas dan menyakitkan untuk menangani dampak, dan semua opsi terbuka untuk menangani krisis ini secara terbuka," kata menteri itu dalam wawancara dengan TV Al-Arabiya.

"Kita harus mengurangi pengeluaran anggaran," kata Al-Jadaan, dan beberapa proyek pemerintah mungkin ditunda.

Al-Jadaan mengatakan kesejahteraan warga adalah prioritas utama, tetapi beberapa tindakan yang diambil akan menyakitkan.

“Tindakan yang diambil untuk memotong pengeluaran tidak cukup, dan keuangan publik Saudi akan membutuhkan lebih banyak kontrol.”

"Biaya harus dikurangi untuk mengatasi dampak virus Corona dan kita harus berhati-hati untuk tidak menambah utang."

“Kami saat sedang meninjau serangkaian inisiatif untuk mendukung ekonomi, sektor swasta dan sektor kesehatan.”

“Pendapatan telah turun secara dramatis dan diperkirakan akan terus turun tahun ini dan mungkin sampai awal tahun depan. Karena itu kita harus siap, secara ekonomi dan finansial, untuk menghadapi pandemi ini.”

"Kita harus merencanakan yang terburuk, menangani masalah dengan serius dan terus memberikan layanan kepada warga dan ekspatriat, dan mengelola pemerintah."

Al-Jadaan mengatakan Kerajaan merilis paket dukungan ekonomi bernilai SAR 180 miliar atau 47,8 miliar.

Tetapi dia mengaku telah menggunakan SAR1 triliun dari cadangan selama empat tahun terakhir ini.

"Dampak nyata dari pandemi virus Corona akan muncul pada kuartal kedua, dan kita harus menghadapi kejutan yang sangat besar," katanya.

"Kita harus mengencangkan ikat pinggang untuk keluar dari krisis ini dengan kuat,” tutup Menkeu Arab Saudi itu.

Saudi Umumkan 1.362 Kasus Baru Covid-19

Saudi Bantu Palestina Rp 36 Miliar, Israel Izinkan Kembali Warga Palestina Bekerja 

Saudi Hukum Penyebar Hoax, Pilih Penjara atau Denda Rp 11,7 Miliar

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved