Breaking News:

Luar Negeri

Saudi Ubah Opsi, Migas Dijauhkan, Investasi Asing Diburu

Kerajaan Arab Saudi terus merubah berbagai kebijakan untuk meninggalkan migas sebagai sektor utama.

Saudi Ubah Opsi, Migas Dijauhkan, Investasi Asing Diburu
Ilustrasi: ArabNews/Luis GraƱena
Kepala Investasi Arab Saudi, Ibrahim Al-Suwail

SERAMBINEWS.COM, DUBAI -  Kerajaan Arab Saudi terus merubah berbagai kebijakan untuk meninggalkan migas sebagai sektor utama.

Investasi asing telah menjadi kunci dari strategi Visi 2030 untuk menjauh dari ketergantungan minyak dan mendorong ekonomi non-minyak.

Tetapi ini tugas yang sangat menantang bagi Ibrahim Al-Suwail, Deputi Layanan Investor di Kementerian Investasi Arab Saudi .

Dia harus mampu mengubah kenyataan bahwa di dunia yang semakin tidak pasti oleh pandemi virus Corona dan semua aliran modal global.

"Pemerintah melihat pentingnya investasi asing langsung (FDI) sebagai salah satu pilar utama strategi," kata Al-Suwail kepada Arab News, Minggu (3/5/2020).

"Virus Corona datang pada waktu yang sangat menantang bagi Arab Saudi, tetapi kami telah memobilisasi dengan cepat untuk membuktikan masa depan perekonomian Kerajaan," katanya.

Dalam kancah keuangan dan ekonomi global yang begitu cepat berubah, sulit untuk melihat ekonomi tunggal tetap berlaku di masa depan.

Tetapi itu adalah tantangan yang dihadapi oleh pembuat kebijakan di seluruh dunia, tidak hanya di Arab Saudi.

Dalam beberapa hal, kapasitas Kerajaan untuk menarik investasi asing telah dimungkinkan, walau di tengah-tengah pandemi ini.

Pada Februari 2020, sebelum pandemi benar-benar menghantam, Kerajaan memulai perombakan infrastruktur investasinya.

Halaman
1234
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved