Selasa, 14 April 2026

Luar Negeri

Saudi Ubah Opsi, Migas Dijauhkan, Investasi Asing Diburu

Kerajaan Arab Saudi terus merubah berbagai kebijakan untuk meninggalkan migas sebagai sektor utama.

Editor: M Nur Pakar
Ilustrasi: ArabNews/Luis Grañena
Kepala Investasi Arab Saudi, Ibrahim Al-Suwail 

Memberikan pemberitahuan tentang peraturan jam malam dan pengecualian untuk bisnis penting, dan dukungan sepanjang waktu untuk bisnis.

MCRC juga telah mengorganisir serangkaian webinar internasional untuk investor dan untuk menjaga momentum FDI berjalan selama pandemi.

Yang terbaru terjadi minggu lalu dengan partisipasi dari perusahaan dan institusi AS.

Seri webinar akan berlanjut selama beberapa bulan ke depan, dan akan bersifat geografi dan spesifik sektor.

"Kami berhubungan dengan investor untuk mencari kebutuhan mereka saat ini, dan untuk memberi tahu mereka tentang berbagai paket stimulus yang ditawarkan pemerintah selama pandemi," katanya.

Jadi sektor mana yang paling diminati oleh investor asing di Arab Saudi?

“Tidak ada satu sektor pun. Pesan kami, Arab Saudi terbuka untuk bisnis, dan kami telah meningkatkan jumlah peluang investasi, ”kata Al-Suwail.

“Ini bukan lagi hanya tentang minyak. Telah ada diversifikasi besar sejak 2017, dan negara ini penuh dengan sumber daya dan peluang lain,” tambahnya

Sebelum krisis pandemi, pihak berwenang terlibat dalam pembicaraan dengan calon investor di bidang konstruksi, infrastruktur, utilitas, dan bidang-bidang lain.

Al-Suwail menyoroti peluang baru di sektor kesehatan, di mana perubahan undang-undang baru-baru ini memungkinkan kepemilikan penuh oleh perusahaan-perusahaan non-Saudi.

Dia juga melihat peluang besar dalam teknologi informasi, pariwisata, dan rekreasi, dengan visa turis baru yang memfasilitasi kunjungan ke Kerajaan pada tingkat yang belum pernah terjadi sebelumnya.

Secara tradisional, perdagangan dan investasi dari AS telah menjadi fitur dominan di kancah ekonomi Saudi, tetapi telah berubah dengan munculnya ekonomi yang tumbuh cepat di Asia.

Al-Suwail mengatakan angka untuk kuartal pertama 2020 akan menunjukkan investasi besar dari Cina dan India, serta mitra lain di tempat-tempat yang lebih tradisional seperti Inggris dan Eropa.

Salah satu aspek inti dari inisiatif FDI, program IPO dan perdagangan yang dipromosikan oleh pembuat kebijakan Saudi untuk menarik investor asing.

IPO terbesar dalam sejarah, pencatatan saham di Saudi Aramco pada akhir tahun lalu, berubah menjadi sebuah acara yang sebagian besar berfokus pada investor Saudi dan Dewan Kerjasama Teluk lainnya, daripada di seluruh dunia.

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di
KOMENTAR

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved