Liga 1 2020
Soal Nasib Liga 1 2020, Banyak Klub Minta Diakhiri
Bagi klub, itu adalah momen penyegaran setelah berjuang beberapa bulan di tengah minimnya pemasukan akibat liburnya aktivitas liga.
SERAMBINEWS.COM, JAKARTA - Kompetisi Liga 1 2020 sudah dihentikan sejak Maret lalu menyusul pandemi virus Corona melanda dunia termasuk di tanah air.
Padahal, kompetisi tertinggi di Indonesia tersebut baru saja memasuki pertandingan di pekan ketiga.
Di sisi lain, sejumlah kompetisi di Benua Eropa juga sudah mengakhirinya seperti Liga Prancis, Belanda, dan Belgia.
Bahkan, UEFA sudah memutuskan untuk menunda pertandingan final Liga Champions, dan Liga Europa musim ini yang sedianya akan digelar Mei. Pandemi virus corona menjadi penyebab utamanya.
Kini, setelah lama tak terdengar kabar bagaimana nasib kelanjutan kompetisi Liga 1 Indonesia itu, ternyata banyak kontestan meminta supaya diakhiri saja.
Namun, di sisi lain, ada juga klub Ada yang ingin kompetisi dilanjutkan, dan ada pula yang menunggu arahan pemerintah.
Direktur Operasional PT Liga Indonesia Baru (LIB), Sudjarno secara terbuka mengungkapkan, mayoritas klub meminta Liga 1 dan 2 Indonesia musim 2020 agar dihentikan menyusul pandemi Covid-19.
Kepada Antara di Jakarta, Senin (4/5/2020) malam, Sudjarno menyebutkan, bahwa permintaan tersebut dituangkan klub dalam balasan atas surat LIB bernomor 182/LIB-COR/IV/2020 tanggal 29 April 2020 yang meminta semua tim Liga 1, dan 2 2020 memberikan masukan sekaligus saran terkait kelanjutan kompetisi.
• Viral, Polisi di Sabah Dihantui Suara Kuntilanak Menangis, Polisi Selidiki dan Terungkap Fakta Jail
• Viral, Pria Ini Kaget Melihat Kurir Pengantar Barang tanpa Tangan Mengendarai Sepeda Motor
• Personel Opsnal Jatanras Polresta Ringkus Pembongkar Rumah Warga Banda Raya, Ini Barang yang Dicuri
"Lebih banyak klub yang berharap liga dihentikan saja. Mereka ingin menyesuaikan dengan kebijakan pemerintah tentang penerapan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB). Sebagian lagi menyerahkan sepenuhnya keputusan kepada PSSI," ujar Sudjarno.
Sebagai pengganti liga, dia melanjutkan, klub-klub mengusulkan agar diadakan turnamen baru di sisa tahun 2020.
Kompetisi tersebut menjadi kesempatan bagi para pemain untuk kembali merasakan atmosfer pertandingan sekaligus menjaga kebugaran mereka.
Bagi klub, itu adalah momen penyegaran setelah berjuang beberapa bulan di tengah minimnya pemasukan akibat liburnya aktivitas liga.
PT LIB sendiri saat ini masih menyusun masukan klub ke dalam surat resmi yang akan diserahkan ke PSSI.
PSSI, kata Sudjarno, yang nanti akan memberikan keputusan akhir terkait kelanjutan liga.
Boleh jadi, apakah tetap akan bergulir kembali, dihentikan total atau dihentikan lalu membuat turnamen pengganti.
"Summary dari saran klub-klub yang dikumpulkan sampai 1 Mei 2020 segera kami kirimkan ke PSSI. Kami akan menjalankan apapun mandat dari PSSI. Seandainya PSSI memutuskan untuk menggelar turnamen pengganti dengan LIB sebagai operatornya, kami siap," tutur Sudjarno.
Hingga saat ini, belum ada kepastian soal kelanjutan Liga 1 dan 2 2020 setelah resmi dihentikan pada Maret 2020.
• Gelora Bung Karno Masuk Nominasi Stadion Termegah di Asia Tenggara Versi AFC
• Proliga 2020 Resmi Berhenti karena Virus Corona
• Duo Pemain Asing Persiraja Kembali ke Brazil Pasca Terhentinya Liga 1 karena Pandemi Covid-19
Namun, PSSI memastikan Liga 1 dan 2 musim 2020 akan dihentikan jika pemerintah Indonesia memperpanjang masa tanggap darurat virus corona yang saat ini ditetapkan sampai 29 Mei 2020.
Satu di antara klub yang minta kompetisi dihentikan adalah Bhayangkara FC.
Chief Operating Officer (COO) Bhayangkara FC, Sumardji mengusulkan agar kompetisi Liga 1 2020 diakhiri jika pandemi Covid-19 tidak mereda hingga akhir Mei.
Sebelumnya, kompetisi Liga 1 dan Liga 2 2020 dihentikan untuk sementara hingga 29 Mei.
Namun, jika pemerintah memperpanjang status darurat Covid-19 setelah tanggal 29 Mei 2020, maka Liga 1 dan Liga 2 musim ini terancam dihentikan secara total.
"Intinya apabila dalam situasi virus corona ini sampai waktu yang ditentukan 29 Mei tidak ada perkembangan, maka sebaiknya Liga 1 2020 dihentikan," ujar Sumardji seperti dirilis tribunbatam.id, Senin (4/5/2020).
Menurut Sumardji, kesehatan dan keselamatan semua pihak merupakan hal yang utama sehingga sebaiknya Liga 1 kembali dimulai pada tahun depan ketika situasi sudah benar-benar aman.
"Lalu, kompetisi dibuka kembali pada awal 2021," pungkasnya.
Kecuali Bhayangkara FC, ternyata sejumlah klub seperti Madura United FC, Persik Kediri, Persela Lamongan, dan PSIS Semarang juga mengusulkan supaya kompetisi Liga 1 2020 dihentikan saja.(*)
• VIDEO Kebakaran di Samar Kilang Hanguskan 6 Ruko. Mobil Pemadam Tak Datang, Warga Siram Pakai Ember
• VIDEO - Ie Bu Peudah, Racikan 44 Jenis Daun Kayu Kuliner Khas Ramadhan di Pidie
• VIDEO - Gunakan Kuali Besar, Begini Proses Memasak Kanji Rumbi Khas Aceh.Kuliner Khas Ramadhan
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/kiper-persiraja-fakhrurrazi-kuba-berusaha-menangkap-sundulan.jpg)