Parodikan Ghana Dancing Palbearers atau Tarian Sambil Angkat Peti Mayat, Kelab Malam Ini Minta Maaf
Kelab malam di Taiwan ini dikecam karena tarian rutin para para penari menjadi viral, yakni meniru rutinitas tarian pengusung pallbears Ghana
Kelab malam di Taiwan ini dikecam karena tarian rutin para para penari menjadi viral, yakni meniru rutinitas tarian pengusung pallbears Ghana
SERAMBINEWS.COM - Ghana dancing palbearers akhir-akhir ini menjadi viral di berbagai media sosial.
Rombongan pembawa peti mayat pakai kemeja putih pakai jas hitam itu ramai banyak dijadikan meme.
Tak sedikit warganet yang kreatif dan menyatukannya dengan gambar atau video lelucon soal kematian.
Terutama ketika lagi masa-masa krisis akibat pandemi covid-19 sekarang ini.
Seperti sebuah kelab malam di Taiwan baru-baru ini.
Kelab malam yang biasanya dikenal memiliki musik yang ceria dan orang-orang menari untuk bersenang-senang.
Namun, kelab malam di Taiwan ini dikecam karena tarian rutin para para penari menjadi viral, yakni meniru rutinitas tarian pengusung pallbears Ghana yang sekarang terkenal.
Berikut videonya.
Seperti diketahui, tradisi tarian pallbearers ini berasal dari Ghana.
Pengusung jenazah yang terdiri atas enam orang menari menyediakan layanan pemakaman.
Mereka mengenakan jas hitam, putih, dana kaca mata hitam.
Beberapa dari Anda mungkin akrab dengan tarian ini karena telah berubah menjadi meme dan banyak dibagikan di internet.
Diwartakan Taiwan News, video yang sekarang viral ini awalnya muncul di TikTok Sabtu, 2 Mei 2020 yag menunjukkan grup tari Luxy Boys meniru “Coffin Dance”.
Dalam video tersebut, dapat dilihat bahwa sekelompok penari membawa nampan panjang berisi minuman beralkohol di pundak mereka dan menari mengikuti irama musik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/tarian-sambil-angkat-peti-mayat.jpg)