Pria yang Bentak Petugas Saat PSBB Dijemput dan Diperiksa Polisi, Mengaku khilaf
Warga Kabupaten Bogor itu, dijemput oleh anggota Satuan Reskrim Polresta Bogor Kota pada Senin (4/5/2020) malam, di kediamannya.
Dirinya bahkan meminta kepada para petugas yang ada di sana untuk menyampaikan kepada Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto bahwa ia tidak mau mengikuti aturan untuk berjarak didalam mobil.
"Sampaikan kepada Bima Arya, saya menghormati aturan, tapi saya lebih menghormati aturan Allah untuk menghargai istri saya," tegas dia, di hadapan petugas.
Kabid Lalu Lintas Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Bogor Dody Wahyudin membenarkan adanya peristiwa tersebut.
Ia mengatakan, pria itu merupakan warga Ciapus, Kabupaten Bogor.
Karena sudah membuat resah para pengendara lain dan tidak menaati peraturan, pria itu kemudian diminta untuk berbalik arah.
"Dikasih imbauan sudah, diberikan sanksi teguran tertulis sudah, malah makin melonjak. Ya, kami minta (dia) untuk pulang saja," ungkap Dody.
Dody menyatakan kecewa dengan sikap arogan pria itu.
Ia juga menyayangkan bahwa selama pelaksanaan PSBB di Kota Bogor, banyak warga yang tampak masih menyepelekan aturan PSBB.
"Iya orang mah pingin cepat beres PSBB. Kalau kasusnya kayak begini, jadi lama PSBB ini," kata dia.
• 4 Bersaudara Tewas Dibunuh, Jenazah Korban Ditemukan di Hutan, Terungkap Pelakunya
• Aceh Barat Tetapkan Takaran Zakat Fitrah, Ini Jumlah Bersarannya
• Omzet di Kedai Makanan Aceh Kring Kring Menurun Drastis, Selama PSBB Jakarta
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Pria yang Bentak Petugas Saat PSBB di Bogor Diperiksa Polisi"
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/pria-di-bogor-mengamuk-hanya-gara-gara-tak-terima-istrinya-disuruh-pindah.jpg)