Breaking News:

Berita Aceh Singkil

Pengurusan Izin Terhambat Corona, Kapal Milik Pemkab Aceh Singkil belum Dipakai, Warna Sudah Memudar

Nahas berbulan-bulan terkena panas dan hujan di Danau Anak Laut, cat putih yang menjadi ciri khas kapal seharga Rp 4,5 miliar itu mulai memudar.

SERAMBINEWS.COM/DEDE ROSADI
Kapal cepat milik Pemkab Aceh Singkil, seharga Rp 4,5 miliar belum dipakai karena sedang pengurusan izin yang terhambat karena situasi corona saat ini. Warna kapal ini mulai memudar sebelum dipakai. Kapal ditambat di Danau Anak Laut Singkil Utara. Foto direkam, Minggu (10/5/2020) 

Nahas berbulan-bulan terkena panas dan hujan di Danau Anak Laut, cat putih yang menjadi ciri khas kapal seharga Rp 4,5 miliar itu mulai memudar.

Laporan Dede Rosadi I Aceh Singkil

SERAMBINEWS.COM, SINGKIL - Kapal cepat milik Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Singkil, pada saat pertama kali datang akhir 2019 lalu menjadi kebanggaan.

Desainnya menawan mirip kapal pesiar.

Kemudian digadang-gadang menjadi solusi mengatasi permasalahan moda transportasi Singkil-Pulau Banyak dan sebaliknya yang selama ini jadi penghambat pengembangan pariwisata.

Namun hingga lima bulan berlalu kapal tak kunjung beroperasi.

Sempat ditambatkan di Pulau Banyak, kemudian dipindah ke Danau Anak Laut Singkil Utara.

Nasibnya sama hanya lego jangkar.

Plt Bupati Bireuen Kunjungi Rumah Duka Balita Korban Banjir di Makmur

Wirdatul Jannah, Senang Bisa Menjahit dan Bagi-bagi Masker untuk Masyatakat

Korban Amuk Massa di Tangerang akan Dikebumikan di Aceh Utara, Almarhum Dikenal Orang Baik dan Ramah

Nahas berbulan-bulan terkena panas dan hujan di Danau Anak Laut, cat putih yang menjadi ciri khas kapal seharga Rp 4,5 miliar itu mulai memudar.

Bukan hanya warna, bagian lambung kapal juga mulai dipenuhi teritip sejenis hewan laut.

Sehingga laju kapal menjadi lambat jika terus dibiarkan.

Halaman
12
Penulis: Dede Rosadi
Editor: Mursal Ismail
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved