Luar Negeri
Badak Bercula Satu di Assam Terancam Punah, Harga Rp 2,3 Miliar
Badak bercula satu yang langka terus diburu untuk dibunuh di salah satu taman nasional India, sehingga terancam punah.
SERAMBINEWS,COM NEW DELHI - Badak bercula satu yang langka terus diburu untuk dibunuh di salah satu taman nasional India, sehingga terancam punah.
Kurangnya kendaraan di jalan raya dekat Taman Nasional Kaziranga di negara bagian Assam, India, rumah badak bercula satu terbesar di dunia mulai bergerak menuju perbatasan, sehingga rentan perburuan liar.
"Diduga, badak terbunuh setidaknya dua hingga tiga hari yang lalu," kata direktur taman itu P Sivakumar kepada AFP, Minggu (10/5/2020).
Dia menambahkan cula badak juga hilang. Dikatakan, pemburu liar tergiur dengan harga 150.000 dolar AS atau sekitar Rp 2,3 miliar untuk satu cula badak.
Untuk satu kilogram, diharga 60.000 dolar AS atau sekitar Rp 895 juta di pasar gelap menurut laporan media.
Disebutkan, permintaan biasanya untuk pengobatan tradisional di Tiongkok.
"Kami juga telah menemukan delapan peluru senapan serbu AK 47", kata Sivakumar.
Bangkai badak ditemukan dekat air di dalam taman dan itu adalah insiden perburuan yang dikonfirmasi.
Para pejabat mengatakan itu menjadi kasus perburuan pertama di situs warisan yang terdaftar dalam UNESCO.
Sebelumnya juga terlihat banyak insiden perburuan liar.
Para pejabat mengatakan upaya perburuan telah meningkat di dalam dan sekitar taman itu sejak dimulainya penutupan secara nasional pada akhir Maret 2020.
Pada April 2020, lebih dari lima upaya pembantaian binatang langka itu digagalkan oleh penjaga taman dan pasukan perlindungan badak khusus yang dibentuk oleh pemerintah negara bagian Assam, India.
Badak bercula satu itu dulunya tersebar luas di wilayah itu, tetapi perburuan dan hilangnya habitat telah memangkas jumlahnya menjadi hanya beberapa ribu ekor, hampir semuanya di negara bagian Assam, timurlaut India.
Tempat perlindungan utama mereka, adalah Kaziranga, dengan 2.413 hewan tinggal di sana, menurut perhitungan tahun 2018.
Taman seluas 850 kilometer persegi dibangun pada 1908 setelah istri raja muda Inggris mengunjungi dan mengeluh tidak ada badak, juga merupakan rumah bagi harimau, gajah, dan macan kumbang.(*)
• Nikah Online, Pasangan India Tetap Dapat Gelar Pesta Mewah
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/aceh/foto/bank/originals/badak-cula-satu-di-india.jpg)