Breaking News:

Luar Negeri

DK PBB Bahas Pembantaian Tentara Myanmar di Rakhine

Dewan Keamanan (DK) PBB akan mengadakan konferensi video untuk membahas pembantaian Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine oleh tentara Myanmar.

AFP/STR
Boat pengungsi Rohingya bersandar di pelabuhan Cox's Bazar seusai melarikan dari Rakhine, Myanmar pada 2 Mei 2020. 

SERAMBINEWS.COM, NEW YORK - Dewan Keamanan (DK) PBB akan mengadakan konferensi video untuk membahas pembantaian Muslim Rohingya di negara bagian Rakhine oleh tentara Myanmar.

Pertemuan tertutup, direncanakan digelar pada Kamis (14/5/2020), seusai ada permintaan dari Inggris.

Utusan PBB untuk Myanmar, Christine Schraner Burgener dari Swiss, dijadwalkan juga memberikan tanggapan

Pada akhir April 2020, seorang petugas kesehatan pemerintah Myanmar terluka dan sopirnya - yang bekerja untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tewas.

Saat itu, kendaraan bertanda PBB disergap ketika membawa sampel uji COVID-19 di negara bagian Rakhine yang dilanda konflik.

Barat laut negara itu telah terlibat dalam perang saudara yang semakin brutal antara militer Myanmar dengan pemberontak Angkatan Darat Arakan yang menuntut lebih banyak otonomi bagi penduduk etnis Rakhine.

Dilansir AFP, Selasa (12/5/2020), Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres mengecam keras serangan itu.

Dia menyerukan penyelidikan penuh dan transparan dan para pelaku diadili, kata juru bicaranya dalam sebuah pernyataan.

Serangan itu terjadi di tengah meningkatnya seruan untuk gencatan senjata global dan perlindungan bagi warga sipil yang terlantar akibat pandemi.

Pertemuan Dewan Keamanan terakhir tentang Myanmar pada Februari 2020.

Halaman
12
Editor: M Nur Pakar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved