Breaking News:

Berita Pidie Jaya

711 Unit Rumah Korban Gempa Tuntas Dilelang BPBD Pijay, Ini Jumlah Paketnya

Jumlah keseluruhan paket pekerjaan yang bakal ditayangkan untuk 711 unit rumah mencapai 47 paket.

Serambinews.com
Plt Kalak BPBD Pidie Jaya, Okta Handipa ST March 

Laporan Idris Ismail I Pidie Jaya

SERAMBINEWS.COM, MEUREUDU - Akhirnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pidie Jaya (Pijay) sejak Kamis (15/5/2020) telah menuntaskan penanyangan pelelangan secara kesuluhan 47 paket proyek pembangunan 711 unit rumah korban genpa tahap ke III pada Unit Lanyanan Pelelangan (ULP) atau Lembaga Pelelangan Sistim Elektonik (LPSE) kabupaten setempat.

Plt Kepala Pelaksana BPBD Pijay, Okta Handipa ST MArch kepada Serambinews.com, Jumat (15/5/2020) mengatakan, sebelumnya pihak BPBD setempat sejak Akhir April 2020 lalu hanya menanyangkan 42 paket pembangunan ruma korban gempa.

"Jadi dengan penanyangan terakhir dari sisa lima paket lagi maka semua rumah korban gempa Pijay 711 unit telah ditanyangkan di Unit Lanyanan Pelelangan (ULP) atau Lembaga Pelelangan Sistim Elektonik (LPSE),"ujarnya.

Dijelaskan Okta, penanyangan proyek Rehabilitasi dan Rekontruksi (Rehab Rekon) Pijay pasca gempa 7 Desember 2016 lalu berjalan secara bertahap.

Maka dalam tahap ketiga di tahun 2020 ini pelelangan 47 paket rumah korban genpa ini dilakukan secara bertahap pada proses kelengkapan dokumen pelelangan.

Hal ini dimaksudkan agar lebih terfokus sehingga tidak ada persoalan dibelakang hari.

Sepertihalnya pada pada pertengahan April lalu dapat ditayangkan 225 unit rumah dari 17 paket sejak tiga hari lalu.

Maka sesuai dengan koordinasi dengan pihak LPSE sampai akhir pekan pada  pertengahan bulan puasa ini semua sisa rumah yaitu 486 unit atau 32 paket dapat diselesaikan penanyangan di laman LPSE.

"Jadi setiap paket kegiatan dalam  pembangunan rumah korban gempa ini rata-rata 15 unit rumah  maka untuk jumlah keseluruhan paket yang bakal ditanyangkan untuk 711 unit rumah mencapai 47 paket. Dalam artian paket 1 sampai 42 dengan volume setiap paket berisi 15 unit rumah sedangkan paket 43 sampai 47 dengan jumlah per paket 16 unit," jelasnya.

Menurut Okta Handipa pihak BPBD secara keseluruhan telah menyelesaikan semua berkas dokumen pelelangan untuk 47 paket proyek pembangunan rumah korban gempa ke pihak LPSE. 

"Pada intinya diharapkan setelah lebaran Idul Fitri 1441 H ke 711 rumah korban gempa tahap akhir ini dapat diselesaikan tepat waktu sehingga para korban gempa dapat menempati rumah bantuan pemerinta pusat ini sesuai dengan harapan semua pihak,"ungkapnya. 

Ditambahkan Okta Handipa, dari 47 paket yang direncanakan pelelangan maka setiap paket termuat volume unit yang ditanyakan untuk 15 sampai 16 unit rumah dengan nilai penawaran pada setiap paket yaitu Rp 1.274.000.000. Artinya setiap unit rumah yang dibangun dengan jumlah finansialnya  Rp 85 juta.(*)

Bukan Cuma Iuran yang Naik, Denda Nunggak Bayar BPJS Kesehatan Juga Dinaikkan 5 Persen

Anak Bungsu Gigau Ayahnya, Pasca Basri Meninggal Diamuk Massa

Kepergok Sedang Selingkuh, Seorang Polisi Tembak Istri dan Selingkuhannya Anggota TNI

Heboh Video Cowok Super Cantik Viral di Medsos, Bikin Cewek-Cewek Iri dan Nggak Percaya

Penulis: Idris Ismail
Editor: Taufik Hidayat
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved