Breaking News:

Zakat Fitrah

Bolehkah Akad Zakat Fitrah Diwakilkan oleh Anak atau Istri? Simak Penjelasan UAS Berikut

Dikatakan oleh UAS, apabila kepala keluarga sedang berhalangan seperti sedang berada di luar kota, maka ia bisa meninggalkan uang atau beras pada kelu

Ig @ustadzabdulsomad_official
Ustadz Abdul Somad 

SERAMBINEWS.COM - Bolehkah akad saat serah terima zakat fitrah diwakilkan oleh anak atau istri, saat kepala keluarga sedang berhalangan? Simak penjelasan Ustad Abdul Somad berikut ini.

Zakat fitrah merupakan salah satu amalan lain di bulan ramadhan yang umumnya dikerjakan di penghujung bulan penuh mulia tersebut.

Zakat fitrah wajib dikeluarkan bagi siapa saja umat muslim, mulai dari bayi hingga orang dewasa.

Adapun biasanya zakat fitrah bagi satu anggota keluarga ditanggung oleh kepala keluarganya.

Dan kepala keluarga itu pula yang menyerahkan dan mengucapkan akad zakat fitrah untuk keluarganya.

Akan tetapi, kadang kala ada sebab kepala keluarga tidak bisa pergi untuk melakukan pembayaran zakat fitrah.

Bacaan Niat Zakat Fitrah untuk Diri Sendiri, Istri, Anak dan Keluarga, Berikut Tata Caranya

Pada kondisi ini, bukan tidak mungkin jika anggota keluarganya, baik itu anak maupun istri yang pergi mewakili kepala keluarganya untuk membayarkan zakat mereka.

Lalu, bolehkah jika anak atau isteri yang melakukan akad serah terima zakat fitrah ?

Dalam cuplikan video tanya jawab bersama Ustad Abdul Somad Lc MA yang diunggah di kanal Youtube Taman Islam pada tanggal 30 Desember 2017 lalu, pertanyaan ini pernah dijelaskan oleh Ustad Abdul Somad.

Menjawab permasalahan ini, Ustad Abdul Somad alias UAS mengatakan bahwa yang membayarkan zakat bisa dilakukan oleh siapa saja.

Halaman
1234
Penulis: Yeni Hardika
Editor: Safriadi Syahbuddin
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved